Fakta Hiu Harimau, Predator Buas yang Dijuluki Tong Sampah Lautan

Gilakoi.com – Hiu harimau atau biasa disebut hiu macan merupakan salah satu spesies hiu terbesar dan terganas di dunia. Nama harimau, si predator puncak daratan, sungguh cocok untuk disematkan pada hiu satu ini.

Mereka terbilang buas, sering menyerang manusia, dan akan menyantap apa pun yang ada di depan mata, bahkan sampah sekalipun! Mereka sampai dijuluki garbage can of the sea atau tong sampah lautan.

Nah berikut ini akan kami sampaikan informasi mengenai beberapa Fakta Hiu Harimau, Predator Buas yang Dijuluki Tong Sampah Lautan :

1. Salah satu hiu terbesar di dunia

Hiu harimau (Galeocerdo cuvier) merupakan salah satu spesies hiu terbesar di dunia. Mengutip National Geographic, panjang mereka bisa berkisar antara 3—4,2 meter dan berat 385—635 kilogram. Bahkan, mereka bisa tumbuh hingga memiliki panjang 7 meter dan berat lebih dari 861 kilogram!

2. Pemakan segala, mulai dari hewan sampai sampah

Gak cuma yang terbesar, hiu harimau juga didapuk sebagai salah satu yang paling agresif! Mereka akan memakan apa pun yang bisa mereka makan, mulai dari kura-kura, burung, ikan, hingga spesies hiu lainnya. Semakin besar mereka tumbuh, semakin besar juga ukuran mangsanya.

Gak sampai di situ, mereka juga dijuluki sebagai tong sampah lautan. Rupanya gak hanya makhluk hidup saja yang mereka makan, tetapi juga sampah manusia. Menurut Shark Info, berbagai macam sampah manusia, seperti ban, paku, hingga pelat nomor terdokumentasi ada di dalam perut mereka. Hiu harimau memang tidak pilih-pilih makanan sehingga membuat spesies ini terbilang spesial.

3. Si penghemat energi yang mampu melesat cepat di dalam air

Hiu harimau terbilang bergerak lamban bila tidak sedang mencari makan. Namun, jangan sampai itu menipumu. Tubuh mereka didesain untuk mampu melesat dalam sekejap mata dan melakukan manuver berubah arah dengan cepat.

How Stuff Works menjelaskan kalau bagian sirip dada dan ekor pada hiu harimau merupakan kunci bagi mereka untuk mampu melesat cepat. Sementara, sirip punggung membantunya berubah arah dengan mudah. Layaknya spesies hiu lainnya, tubuh mereka juga dilengkapi sensor untuk mendeteksi pergerakan di dalam air. Jadi, akan sulit bagimu untuk kabur dari predator laut satu ini.

4. Gigi mematikan dengan fungsi ganda

Kalau kamu memerhatikan isi mulut hiu harimau, mereka memiliki bentuk gigi yang unik. Ujung giginya seperti membengkok ke samping dan memiliki gerigi seperti pisau steak. Itu karena bentuknya itu gigi hiu harimau memiliki fungsi ganda, yaitu mencengkeram sekaligus memotong tubuh mangsa. Menurut Shark Info, gigi mereka punya kekuatan gigitan hingga 3 ton per sentimeter persegi!

Read More

5. Suka tinggal di perairan hangat, seperti di Indonesia

Hiu harimau jarang menetap di satu tempat, melainkan lebih suka berpindah-pindah untuk mencari makan. Mengutip How Stuff Works, sebuah studi menemukan kalau hiu harimau berenang sejauh 48—64 kilometer dalam sehari hanya untuk mencari makan saja!

Umumnya, mereka tinggal di perairan hangat dan banyak ditemukan di wilayah tropis, seperti Indonesia. Kamu bisa menemukan mereka berenang di dekat area permukaan hingga 350 meter di bawah laut.

6. Pejuang sejak masih bayi

Spesies hiu harimau memiliki dimorfisme seksual yang artinya kamu bisa membedakan jantan dan betina dengan mudah. Menurut Animals Network, hiu harimau betina umumnya berukuran lebih panjang dan berat dari jantan. Betina berukuran besar mampu menghasilkan lebih banyak anak. Seekor betina bisa menghasilkan antara 10—80 ekor anak!

Anak hiu harimau yang baru lahir tidak mendapatkan perlindungan atau bimbingan dari sang ibu, lho. Mereka langsung hidup sendirian menghadapi ganasnya alam liar lautan. Pola belang-belang yang biasanya dimiliki sejak kecil hingga remaja dan menghilang begitu dewasa ini menyerupai pantulan riak atau gelombang permukaan sehingga membuat mereka tersembunyi dari predator, jelas How Stuff Works.

7. Spesies hiu yang paling sering menyerang manusia

Hiu harimau termasuk salah satu spesies hiu yang paling sering menyerang manusia setelah hiu putih besar. Menurut International Shark Attack File yang dilansir Florida Museum, hiu harimau bertanggung jawab atas 129 kasus serangan tidak beralasan (unprovoked attack) pada manusia sejak 1580. Angka tersebut merupakan urutan dua tertinggi setelah hiu putih dengan jumlah 326 kasus.

Ukuran tubuh yang besar sehingga membuat serangan mereka menjadi fatal dan tempat hidupnya yang sering dikunjungi manusia membuat dua spesies hiu buas ini kerap menyerang manusia.

8. Predator puncak yang tak luput dari serangan manusia

Biarpun angka serangan hiu harimau pada manusia membuat siapa pun waspada, spesies hiu satu ini pun juga sering diburu manusia.

Animals Network menuturkan kalau predator ini diburu untuk diambil bagian tubuhnya, seperti hati, untuk dijadikan suplemen vitamin dan sirip untuk dijadikan menu sup sirip ikan hiu yang mewah. Mereka juga disingkirkan untuk “melindungi” turis. Oleh karena itu, hiu harimau dikategorikan sebagai near threatened atau hampir terancam populasinya oleh Uni Internasional untuk Konservasi Alam (IUCN).

Itulah Fakta Hiu Harimau, Predator Buas yang Dijuluki Tong Sampah Lautan, semoga bermanfaat!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.