Pertolongan Pertama Pada Koi Yang Kekurangan Oksigen

kekurangan oksigen
Koi yang lompat keluar kolam hanya dapat bertahan paling lama 2 jam.

Koi kekurangan oksigen

Koi bernafas dengan menggunakan insang, yang mana dalam proses respirasi dengan memanfaatkan oksigen yang terlarut di dalam air. Oleh sebab itu, insang koi harus selalu berada di dalam air agar dapar berfungsi sebagai organ pernafasannya.

Manakala insang koi tidak berada di dalam air, maka sudah barang tentu, koi akan merasa tersiksa karena tak lagi bisa bernafas. Hal ini biasanya terjadi pada Koi yang melompat dari kolam tanpa ada seorangpun yang mengetahuinya.

Koi yang melompat keluar kolam, masih bisa bertahan paling lama 2 jam, namun tergantung ukuran koi. Makin besar ukuran koi, maka semakin lama pula bisa bertahan hidup tanpa air. Itupun jika tidak diketahui oleh binatang lain seperti anjing, kucing dan predator lainnya.

Jika masih terlihat menggeleparkan tubuhnya  diatas tanah, maka berarti koi baru saja (beberapa menit) melompat keluar kolam dan anda bisa segera mengembalikannya ke dalam kolam. Namun jika kebetulan anda melihat tubuh koi sudah tampak diam atau tidak bergerak, hanya di bagian mulut dan tutup insangnya masih membuka dan menutup, maka Koi dipastikan sudah terlalu lama berada di luar air (lebih dari 15 menit).

Biasanya Koi yang sudah lebih dari 1 jam berada diluar kolam, maka badan Koi terasa kesat dan kering (kehabisan lendir) dan seringkali dikerubuti banyak semut.

Letakkan Koi yang kekurangan oksigen dalam wadah untuk pertolongan pertama

Semakin lama Koi berada di luar kolam maka kemungkinan masih bisa diselamatkan juga akan semakin kecil. Oleh sebab itu, jika anda kebetulan menemukan Koi dalam keadaan ‘koma’ karena terlalu lama berada luar kolam, berikut ini adalah pertolongan pertama yang bisa dilakukan :

  1. Segera angkat Koi dan kembalikan ke dalam kolam, tapi jangan dibiarkan saja, sebab koi dalam keadaan sangat lemah dan tak mampu berenang. Jika dibiarkan maka koi akan tenggelam ke dasar kolam dan bisa tersedot di sekitar lobang  bottom drain.
  2. Setelah langkah pertama tersebut dijalankan, maka selanjutnya segera siapkan sebuah ember dengan ukuran secukupnya sebagai wadah untuk melakukan pertolongan., lalu isi dengan air kolam. Jangan mempergunakan air baru untuk menyelamatkan koi yang mengalami kekurangan oksigen, sebab biasanya pada air baru tidak memiliki kandungan oksigen yang cukup.
  3. Jika kolam anda dilengkapi dengan pompa udara (aerator) usahakan untuk mengambil sebagian aliran udara melalui selang kecil dan masukkan ke dalam air dalam wadah pertolongan. Atau bisa juga dengan menggunakan pompa aerator portable.  Lebih baik lagi jika pada ujung selang dipasang batu udara (air stone), sehingga dapat mempercepat proses peningkatan kadar oksigen di dalam air dalam wadah.
  4. Lalu segera ambil beberapa bongkah es batu  dan masukkan ke dalam wadah pertolongan. Hal ini dilakukan untuk menurunkan suhu air dalam wadah, sebab dengan turunnya suhu air maka akan mempercepat larutnya oksigen ke dalam air dalam wadah pertolongan. Dengan demikian Koi akan mudah bernafas.
  5. Setelah itu, tunggu beberapa saat sambil mengamati kondisi Koi. Koi yang mengalami kekurangan oksigen akan tampak rebah di dasar wadah. Untuk itu, pegang badan koi agar bisa tegak sehingga kedua belah insangnya dapat berfungsi secara normal. Beberapa menit kemudian, kondisi Koi akan berangsur-angsur membaik, yaitu sudah mulai bisa menggerakkan sirip.
  6. Setelah 15 menit berada di dalam wadah, kondisi Koi semakin membaik, dapat terlihat posisi tubuhnya tidak lagi rebah, tapi sudah mulai bisa tegak kembali.
  7. Jika anda memiliki fasilitas karantina, pindahkan Koi ke dalam bak karantina jika Koi tampak sudah bisa berdiri dengan tegak. Oleh sebab itu, persiapkanlah bak karantina dengan baik sehingga sewaktu-waktu dapat digunakan untuk menyelamatkan Koi anda jika terjadi permasalahan.
kekurangan oksigen
Gunakan pompa aerator untuk mempercepat peningkatan kadar oksigen di dalam air pada wadah pertolongan pertama

Beberapa kondisi Koi kekurangan oksigen

Selain sebagai akibat melompat keluar dari kolam, penyebab lainnya yang membuat koi kekurangan oksigen antara lain :

  1. Ketika datang koi baru yang masih berada di dalam kantong oksigen. Biasanya ini terjadi terkait dengan pengiriman Koi dari luar kota atau daerah (transportasi jarak jauh)
  2. Air kolam kekurangan oksigen karena mati lampu (listrik padam), sehingga pompa filter dan pompa udara (blower) tidak berfungsi.

Untuk menyelamatkan Koi yang kekurangan oksigen tersebut dapat dilakukan dengan cara yang sama dengan yang telah diuraikan diatas.

Read More

Demikian semoga bermanfaat..

#donibastian

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.