Cara Melepas Koi Baru Ke Dalam Bak Karantina

Koi Baru : Begini Cara Melepasnya – Semua pemelihara koi, sudah tentu pernah membeli koi untuk menambah koleksi koi di dalam kolamnya. Namun demikian, tak banyak yang menyadari bahwa koi yang masih berada di dalam kantong beroksigen dalam kondisi tidak nyaman (stress). Oleh sebab itu, untuk mencegah agar koi tidak bertambah stress ketika dilepas, maka perlu penanganan atau perlakuan khusus.

Berikut ini adalah hal-hal yang perlu diketahui dan tips bagaimana sebaiknya melepas koi yang baru dibeli untuk menghindarkan kondisi yang makin tidak nyaman bagi koi sebagai berikut :

1. Kantong Beroksigen.

Jika anda membeli koi, biasanya koi baru akan ditempatkan di dalam sebuah kantong plastik yang berisi oksigen murni, sebagai upaya agar koi dapat dibawa dan selamat sampai ke rumah anda. Yang perlu di perhatikan dalam hal ini adalah bahwa volume air di dalam kantong oksigen jangan terlalu banyak yaitu 1/3 (sepertiga)nya saja, sedangkan 2/3 (duapertiga)nya adalah oksigen murni. Selain itu, ketinggian air di dalam kantong setidaknya dapat merendam seluruh tubuh koi. Jika ketinggian air tak sampai merendam seluruh tubuh koi, maka mintalah kepada penjual untuk mengganti kantong dengan yang lebih besar.

2. Jangan terlalu lama.

Jika anda sudah berniat membeli koi, maka segeralah kembali pulang atau menuju ke rumah anda ketika membawa koi. Usahakan waktu tempuh yang sesingkat mungkin, agar koi tidak terlalu lama berada di dalam kantong beroksigen. Jika anda mampir-mampir dulu ke tempat lain, maka koi akan merasa semakin  tak nyaman berada di dalam kantong yang ditunjukkan koi dengan melompat-lompat. Oleh sebab itu lebih disarankan untuk membeli koi di lokasi penjual yang terdekat dengan rumah anda.

3. Hindari udara panas.

Styrofoam Box

Air yang berada di dalam kantong beroksigen, akan meningkat jika anda terlalu lama menyimpan di dalam mobil saat membawanya pulang. Oleh sebab itu, jika jarak tempuh rumah anda cukup jauh dari lokasi penjual, maka gunakan styrofoam sebagai landasan untuk  meletakkan kantong beroksigen tersebut. Cara ini bertujuan untuk memperlambat aliran udara panas dari bodi mobil anda yang dapat meningkatkan suhu air di dalam kantong. Disarankan anda menggunakan kotak styrofoam (box) untuk meletakkan kantong beroksigen. Kotak yang terbuat dari Styrofoam dinilai sangat efektif untuk mengindari aliran udara panas dari luar.

4. Menyamakan suhu air

Suhu air yang berada di dalam kantong beroksigen, bisa saja meningkat selama dalam perjalanan. Oleh sebab itu, jika anda sudah sampai di rumah, jangan terburu-buru melepas koi anda ke bak karantina.

koi baru
Foto : Iwakkoi

Biasanya suhu air di dalam kantong beroksigen menjadi agak hangat, saat berada di dalam perjalanan menuju ke rumah anda. Setalah sampai  di rumah, pertama-tama yang perlu dilakukan adalah segera letakkan kantong beroksigen yang masih dalam keadaan terikat tersebut pada permukaan air pada bak karantina. Tujuannya adalah untuk menyamakan suhu air yang berada di dalam kantong dan suhu air di bak karantina. Mengapa hal ini penting, sebab koi sangat peka dengan perubahan suhu yang mendadak. Koi semakin tidak nyaman jika dimasukkan ke dalam air yang berbeda suhunya.

Biarkan kantong beroksigen terapung di permukaan air pada bak karantina selama +/- 30 menit, hal ini untuk memberi kesempatan agar suhu air di dalam kantong dan suhu air di bak karantina menjadi sama.

5. Melepas koi

Setelah 30 menit terapung, kantong beroksigen boleh dibuka pengikatnya. Setelah kantong terbuka, disarankan anda terlebih dulu merasakan suhu air di dalam kantong dengan tangan dan bandingkan dengan suhu air di dalam bak karantina.

Mulut kantong agar sedikit digulung

Jika sekiranya suhu telah sama, maka mulut kantong agar sedikit digulung, kemudian secara perlahan-lahan masukkan air dari bak karantina ke dalam kantong agar bercampur dengan air yang berada di dalam kantong penuh. Lalu biarkan mulut kantong dalam kondisi terbuka dan tenggelamkan di dalam bak karantina. Usahakan mulut kantong terbuka lebar agar koi mudah keluar.

Yang paling penting dalam hal ini adalah biarkan koi keluar sendiri dari kantong. Jangan memaksakan koi untuk keluar kantong, apalagi dengan mengangkat koi dari dalam kantong untuk dimasukkan secara paksa ke dalam bak karantina.

Koi baru, perlu menyesuaikan diri dengan kondisi air yang ada. Jika telah merasa nyaman, maka koi juga akan keluar sendiri dari dalam kantong dan berenang bebas di dalam bak karantina.

biarkan koi keluar sendiri dan jangan memaksakan koi untuk keluar kantong

Dengan demikian, anda telah memperlakukan koi dengan baik dan benar. Niscaya koi baru yang sedang stress tidak bertambah stress ketika dilepas ke bak karantina.

Semoga bermanfaat..

#donibastian

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp chat