Dulunya Mall Mewah, Sekarang Jadi Kolam Raksasa

Kolam Raksasa
Mall mewah yang berubah jadi Kolam ikan

Ada pemandangan aneh di sebuah bangunan pusat  perbelanjaan (mall) yang terbengkalai dan kini jadi kolam ikan. Banyak orang bertanya, bagaimana sebuah bangunan yang dulunya sebuah mall mewah  bisa berubah menjadi kolam ikan?

Kisah ini hanya terjadi di Bangkok Thailand. Konon pada tahun 1982 telah dibangun sebuah pusat perbelanjaan yang diberi nama ‘New World Mall’. Bangunan ini cukup megah dan mewah karena terdiri dari 11 lantai dan sangat terkenal di Thailand pada masanya. Namun sayang bangunan megah tersebut harus diakhiri oleh pemerintah setempat, sebab pemilik mall tersebut ternyata hanya mengajukan permohonan izin bangunan 4 lantai saja dan memang keberadaan bangunan dengan 11 lantai tersebut tak pernah memperoleh izin dari pemerintah setempat.

Mall yang terbengkalai ini sekarang dihuni oleh ribuan ikan

PENGHANCURAN 7 LANTAI 

Entah bagaimana ceritanya, akhirnya  pada tahun 1997, pihak Bangkok Metropolitan Administration sebagai lembaga pemerintah yang mengatur dan menertibkan bangunan di Thailand memutuskan untuk membongkar 7 lantai dari 11 lantai pada mall tersebut.

Foto New World Mall pada tahun 1990an yang megah dan mewah pada masanya.

Kasus penghancuran mall mewah ini juga menimbulkan serangkaian malapetaka lain yaitu dengan tewasnya seorang pekerja bangunan akibat tertimpa reruntuhan bangunan.  Disusul kemudian pada tahun 1999 terjadi peristiwa kebakaran di dalam bangunan mall yang makin membuat pemilik bangunan ini merasa frustasi.

Akibat dari kebakaran tersebut seluruh atap gedung habis dilalap api, sehingga bagunan itu menjadi bolong, beratapkan langit. Sejak saat itulah maka pemilik New World Mall sudah tak mau lagi mengurus  dan bangunan itu dibiarkan begitu saja.

BERUBAH JADI KOLAM IKAN

Karena dalam kondisi tanpa atap selama bertahun-tahun, tentu saja ketika musim hujan tiba, bangunan ini seperti sebuah tempat penampungan air dan berubah menjadi sebuah kolam raksasa seluas hampir 500 m2.

Karena air kolam dalam keadaan kosong, maka menjadi sarang jutaan nyamuk dan berkembangbiak disana. Hal ini menimbulkan masalah baru bagi warga sekitar, sebab mereka khawatir akan terserang penyakit yang disebabkan oleh keberadaan nyamuk.

Kondisi mall yang sangat mengenaskan. Dulunya 11 lantai, setelah dibongkar oleh pemerintah, hanya tersisa 4 lantai saja. Di dalam gedung inilah kolam ikan raksasa itu berada.

Wargapun kemudian berinisiatif menebar benih ikan berbagai jenis dengan maksud agar dapat memakan jentik-jentik nyamuk yang ada disana. Awalnya hanya beberapa orang saja yang datang khusus untuk memberi pakan pada ikan agar tetap dapat hidup, namun setelah foto-foto bangunan mall mewah yang berubah jadi kolam tersebut menjadi viral di media  sosial, makin banyak pengunjung yang penasaran ingin melihat seperti apa kondisi mall mewah yang berubah kondisinya menjadi kolam raksasa di Bangkok tersebut.

Proses penghancuran 7 lantai dari 11 lantai bangunan New World Mall

Karena banyaknya pengunjung yang memberi pakan, bahkan warga sekitar menjual pakan pelet kepada pengunjung yang ingin memberi pakan,  hal ini membuat ikan berpesta pora menikmati pakan yang diberikan oleh pengunjung. Tak heran jika ikan dapat hidup dan berkembang biak hingga ribuan ekor.

Read More

Kisah tentang Mall mewah yang berubah menjadi kolam ikan ini menjadi sangat terkenal di seluruh dunia malah membuat pihak Bangkok Metropolitan Administration merasa terusik. Pejabat pemerintah disana telah memerintahkan membuat barikade yang dipasang guna mencegah orang-orang yang datang. Pertimbangannya adalah risiko kesehatan dan ketidakstabilan struktur bangunan yang dapat mengancam para pengunjung.

Pemerintah Thailand akan segera menentukan apakah New World Mall masih aman untuk publik atau tidak. Jika tidak, maka bangunan tersebut akan segera diratakan dengan tanah. Lantas bagaimana dengan nasib ikan-ikan penghuninya?

Mungkin mereka akan dipindahkan ke kolam baru, yang pastinya tak seunik rumah lamanya dulu.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.