Meningkatkan Warna Sumi Pada Koi, Begini Caranya !

Meningkatkan Warna Sumi Pada Koi

Tak sedikit para pemelihara koi yang ingin meningkatkan warna sumi terutama pada beberapa varitas antara lain shiro utsuri, showa dan sanke. Sebagaimana yang ditanyakan oleh seorang pemelihara koi berikut ini :

Pertanyaan :

Bagaimana cara meningkatkan kualitas sumi?

Jawab :

Warna pada koi dipengaruhi oleh proses pigmentasi yang terjadi pada jaringan epdermis. Masing-masing warna memiliki karakteristik tersendiri. Untuk menambah pengetahuan anda, silakan membaca artikel ini :

Mengenal Proses Pigmentasi Dalam Pembentukan Warna Koi

Kembali pada pertanyaan yang diajukan, bagaimana cara meningkatkan kualitas warna hitam (sumi)? Sebagaimana yang telah diuraikan di atas pada artikel tersebut, dalam proses pembentukan warna terdapat sel khusus sebagai penghasil pigmen, yaitu kromatofora. Kromatofora merupakan sel pigmen yang mengandung warna dan terdiri dari 5 kategori warna dasar salah satunya adalah hitam (melanofora).

Jika anda ingin meningkatkan kualitas waran hitam (sumi) berarti anda harus meningkatkan intensitas melanofora, dengan cara memberi pakan koi dengan bahan makanan yang memiliki kandungan ‘melanin’.

Bahan pakan apa saja yang mengandung melanin?

Beberapa jenis bahan  makanan ini di percaya memiliki kandungan melanin antara lain jeroan daging, tiram, keju, dan susu. Bisa juga diperoleh dari bahan nabati antara lain  biji labu, wijen dan kacang lima. Juga buah pisang, coklat dan biji-bijian lainnya.

Namun ada bahan pakan yang memiliki kandungan melanin cukup tinggi yaitu cumi, terutama pada cairan tinta. Sebagaimana diketahui, cumi memiliki cairan warna hitam pekat yang digunakan untuk menghindar dari serangan hewan lain. Cumi akan menyemprotkan cairan hitam ini sehingga membuat air menjadi gelap dan menutupi pandangan hewan lain yang menyerangnya.

meningkatkan warna sumi
Warna sumi pada koi dipengaruhi oleh proses pigmentasi

Meningkatkan Warna Sumi Dengan Cairan Tinta Cumi

Cairan tinta cumi-cumi umumnya mengandung pigmen melanin yang secara alami terdapat dalam bentuk melanoprotein dengan kandungan melanin 90%, Protein 5.8%, dan karbohidrat 0.8%.  Diduga tinta cumi yang mengandung melanin akan menghasilkan perkembangan atau peningkatkan warna hitam (sumi) pada Koi jenis Shiro Utsuri, Showa dan Sanke.

Dengan adanya penambahan bahan ini diharapkan akan memberikan proses peningkatan sel yang membentuk warna hitam dengan mensintesis tinta cumi yang di bantu oleh protein yang telah diserap oleh kromatofor.

Kandungan lengkap dalam tinta cumi masih terus diteliti. Beberapa penelitian mengatakan bahwa kandungan utama tinta cumi ialah melanin. Kandungan tinta seperti eumelanin terdiri dari 5.6-dihydroxyindole (DHI) dan 5.6-dihydroxy-indole2-carboxylic acid (DHICA) serta kandungan 2-carboxyl indole pada melanin yang dapat mengikat Fe2+ untuk memperlambat proses oksidasi yang berpengaruh terhadap lipid darah.
Tinta cumi bersifat alkaloid, alkaloid merupakan kelompok terbesar dari metabolit sekunder yang beratom nitrogen dan bersifat basa, beberapa alkaloiddilaporkan ada yang memiliki manfaat dalam pengobatan.

Tinta cumi ini mengandung butir – butir melanin atau pigmen hitam. Melanin alami adalah melanoprotein yang mengandung 10 – 15% protein, sehingga menjadi salah  satu sumber protein yang baik karena sama baiknya dengan kandungan protein pada dagingnya.

Membuat pakan untuk meningkatkan kualitas ‘sumi’

Berikut ini adalah tips membuat pakan yang khusus untuk meningkatkan kualitas warna hitam (sumi) yaitu dengan menggunakan bubuk tinta cumi yang dicampur ke dalam pakan pelet.

meningkatkan warna sumi

Cara pembuatan :

  • Siapkan bubuk tinta cumi murni secukupnya.
  • Gunakan bubuk tinta cumi sesuai konsentrasinya yaitu  3% –  5% dari berat pakan pelet yang dicampurkan.
  • Larutkan terlebih dahulu tinta cumi pada segelas air, kemudian campurkan pada pakan pelet dengan cara  menyemprot hingga rata (apabila terlalu kental cairannya maka diencerkan secukupnya dengan menambah sedikit air).
  • Jemur sebentar untuk mengeringkan pakan yang sudah disemprot dengan larutan tinta cumi tersebut.
  • Setelah pakan menjadi kering, maka siap diberikan kepada koi anda.
  • Lakukan pemberian pakan ini selama 1 bulan penuh dan amati hasilnya.
meningatkan warna sumi
Daging cumi segar

Menggunakan Ektrak Daging Cumi

Selain bubuk tinta cumi, bisa juga menggunakan ekstrak daging cumi untuk meningkatkan kualitas warna sumi pada koi.

Cara Membuat Ektrak Cumi

  • Siapkan daging cumi segar secukupnya
  • Gunakan pisau untuk memotong daging memperoleh irisan yang tipis
  • Jemur di bawah terik matahari selama beberapa hari dengan tujuan untuk menghilangkan kadar air.
  • Setelah irisan daging cumi benar-benar kering, lumatkan dengan mesin blender hingga halus.
  • Ekstrak daging cumi siap digunakan dan boleh disimpan dalam wadah tertutup

Mencampur pelet dengan ekstrak daging cumi

Siapkan ekstrak cumi dengan perbandingan 50 % dari jumlah pelet yang akan dicampurkan. Sebagai contoh misalnya berat pelet 1 kg maka dibutuhkan 500 gr ekstrak cumi.

Ekstrak cumi tersebut kemudian masukkan ke dalam wadah, campur dengan agar-agar (jelly) sebagai bahan perekat, lalu aduk hingga rata. Setelah itu biarkan campuran pakan mengering dengan cara diangin-anginkan selama beberapa jam dan jangan di jemur di bawah terik matahari.

Setelah pakan mengering, maka siap diberikan kepada koi anda. Sebaiknya dalam membuat campuran ini secukupnya saja, sehingga sekaligus habis dalam sekali pemberian pakan. Lakukan pemberian pakan ini secara intensif selama 1 bulan, dan saksikan perubahan warna sumi pada koi anda !!

Selamat mencoba..

#donibastian

One comment

  1. Sangat membantu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp chat