Inilah Kandungan Nutrisi Yang Dibutuhkan Ikan Koi
Home / Pakan / Inilah Kandungan Nutrisi Yang Dibutuhkan Ikan Koi

Inilah Kandungan Nutrisi Yang Dibutuhkan Ikan Koi

Kandunga nutrisi

KEBUTUHAN NUTRISI PADA IKAN

Kebutuhan kandungan nutrisi pada ikan secara alami sudah tersedia, baik di kolam maupun diperairan lain. Pada usaha agribisnis budidaya koi yang dilakukan secara tradisional, kebutuhan pakan koi dapat dipenuhi oleh pakan alami yang tumbuh di kolam. Akan tetapi pada skala usaha agribisnis yang dilakukan secara intensif, ketersediaan pakan alami tersebut sudah tidak mampu lagi menopang pertumbuhan dan perkembangan ikan secara optimal, mengingat kepadatan populasi pemeliharaan ikan sangat tinggi. Oleh karena itu, kebutuhan nutrisi pada ikan ini harus disediakan melalui pemberian pakan buatan.

  1. Protein

Protein merupakan suatu polimer heterogen yang tersusun atas monomer asam amino dalam jumlah banyak, mencapai ribuan bahkan ratusan yang saling berhubungan satu sama lain melalui ikatan peptida dan ikatan silang antara ikatan hidrogen, ikatan sulfhidril, dan ikatan van der waal. Protein merupakan penyusun utama makhluk hidup, molekul protein ini mengandung unsur oksigen, nitrogen, hidrogen, karbon, sulfur, serta fosfor yang sangat dibutuhkan oleh makhluk hidup. Pada makhluk hidup, protein memegang peranan penting, baik sebagai antibodi (sistem kekebalan tubuh), sistem kendali (hormon), sumber asam amino bagi organisme heterotof (tidak mampu membentuk asam amino), sumber gizi, maupun dalam fungsi struktural atau mekanis (pembentuk batang dan sendi sitoskeleton)

Pada ikan Koi, protein memegang peranan penting karena material organik utama dalam jaringan dan organ tubuh ikan koi tersusun oleh protein berkisar antara 18-30 %. Bahkan bersama dengan komponen nitrogen lain, protein berperan dalam membentuk vitamin, enzim, asam nukleat, hormon dan lain-lain.

Fungsi Protein
  • Senyawa organik kompleks yang berbobot molekul tinggi, protein sangat dibutuhkan oleh koi terutama sebagai sumber energi. Karena nilai energi produktif yang diberikan oleh protein kepada ikan koi lebih besar jika dibandingkan dengan hewan lainnya, dimana peningkatan panas akibat pemberian protein pada ikan lebih rendah.
  • Sebagian besar energi yang dapat dicerna (digestible energy) dalam protein juga dapat dimetabolisme dengan lebih baik oleh tubuh ikan koi.
  • Selain sebagai sumber energi, protein pada ikan juga berfungsi memperbaiki jaringan yang rusak, serta membantu pertumbuhan koi. Protein ini dibutuhkan secara kontinue karena asam amino dalam protein dibutuhkan secara terus menerus terutama untuk mengganti protein yang rusak selama masa pemeliharaan dan membentuk protein baru selama masa pertumbuhan dan masa reproduksi.
Fungsi Utama Protein :
  • Berperan dalam pembentukan antibodi, hormon, enzim, vitamin.
  • Berperan dalam pertumbuhan maupun pembentukan jaringan tubuh.
  • Sebagai sumber gizi.
  • Sebagai sumber energi utama, terutama apabila komponen lemak dan karbohidrat yang terdapat di dalam pakan tidak mampu memenuhi kebutuhan energi.
  • Berperan dalam perbaikan jaringan tubuh yang rusak.
  • Turut berperan dalam pembentukan gamet.
  • Berperan dalam proses osmoregulasi di dalam tubuh.
  1. Lemak (Lipids)

Lemak adalah senyawa organik yang tersusun atas unsur-unsur karbon (C), hidrogen (H), dan oksigen (0). Molekul-molekul penyusun lemak meliputi asam lemak, sterol, monogleserida, fosfolipida, glikolipida, digliserida, malam, terpenoida (getah dan steriod), vitamin larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, K, dan lain-lain. Lemak pada ikan merupakan sumber energi yang paling tinggi.

Secara khusus, lemak juga disebut minyak hewani pada suhu kamar yang terdapat pada jaringan tubuh adiposa. Pada jaringan adiposa, sel lemak mengeluarkan hormon sitokina, hormon leptin dan resistin. Hormon sitokina yang dihasilkan oleh jaringan adiposa ini berperan penting dalam komunikasi antarsel, sedangkan hormon leptin dan resistin berperan penting dalam sistem kekebalan.

Sebenarnya lemak dan minyak adalah senyawa organik yang tersusun oleh molekul yang sama, perbedaannya hanya terletak pada titik cair dan bobot molekul. Titik cair pada lemak lebih tinggi jika dibandingkan dengan minyak, selain itu lemak juga memiliki bobot molekul yang lebih berat dengan rantai yang lebih panjang.

Kelompok Lemak

Lemak dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu lemak sederhana, lemak campuran, dan lemak turunan.

  1. Lemak sederhana (simple lipids) terdiri atas lemak netral (trigliserida), ester gliserol, wax (ester kolesterol, ester vitamin A atau D), dan lain-lain. Wax merupakan ester asam lemak dari alkohol berantai panjang, berperan sebagai sumber energi dan memperbaiki karakteristik fisika dan kimia.
  2. Lemak campuran (compound lipids), misalnya fosfolipid yang merupakan ester asam lemak dan asam fosfatidik. Lemak ini merupakan komponen utama lemak pada membran sel.
  3. Lemak turunan (derived lipids), yaitu produk hidrolisis dari lemak sederhana dan lemak campuran. Komponen utama lemak turunan adalah asam lemak.

Fungsi Lemak

Secara umum fungsi lemak bagi makhluk hidup adalah :

  • Sebagai cadangan energi dalam bentuk sel lemak.
  • Menopang fungsi senyawa organik sebagai penghantar sinyal.
  • Menjadi suspensi bagi vitamin A, D, E dan K yang berperan penting dalam proses biologis.
  • Berfungsi sebagai penahan goncangan terutama dalam melindungi organ vital dan melindungi tubuh dari suhu luar yang kurang bersahabat.
  • Sebagai sarana sirkulasi energi di dalam tubuh dan komponen utama yang membentuk membran semua jenis sel.
  1. Karbohidrat

Karbohidrat merupakan salah satu komponen sumber energi bagi makhluk hidup atau  senyawa organik kompleks yang terdiri atas unsur karbon, hidrogen, oksigen, yang secara biokimia mengandung gugus fungsi karbonil (sebagai aldehida atau keton) dan banyak gugus hidroksil. Berdasarkan jumlah molekul yang dimilikinya, karbodidrat dibedakan menjadi monosakarida, polisakarida, disakarida, dan oligosakarida.

  • Monosakarida merupakan golongan karbohidrat yang paling sederhana, terbentuk oleh satu molekul gula sederhana. Karbohidrat dalam bentuk monosakarida diantaranya adalah galaktosa, triosa, pentosa, dan heksosa. Monosakarida yang paling banyak terdapat di dalam sel adalah pentosa (ribosa dan dioksiribosa) dan heksosa (glukosa dan fruktosa).
  • Polisakarisa merupakan molekul karbohidrat terbentuk oleh molekul gula yang terangkai menjadi rantai yang panjang serta dapat pula bercabang-cabang. Karbohidrat dalam bentuk polisakarida diantaranya pati, kitin, selulosa, glikogen, pektin, lignin, amilosa, dan amilopektin.
  • Disakarida merupakan molekul karbohidrat yang terbentuk oleh dua monosakarida. Karbohidrat dalam bentuk disakarida siantaranya maltosa (gula anggur), laktosa (gula susu), sukrosa (gula tebu), dan selubiosa (hasil hidrolisis tidak sempurna dari selulosa).
  • Oligosakarida merupakan molekul karbohidrat yang terbentuk oleh beberapa monosakarida.
.Fungsi karbohidrat 
  • Sebagai cadangan makanan (misalnya pati pada tumbuhan dan glikogen pada hewan),
  • Sebagai bahan bakar (misalnya glukosa), materi pembangun (misalnya selulosa pada tumbuhan, kitin pada hewan dan jamur).
  • Peranan lain dari karbohidrat adalah sebagai prekursor dalam berbagai metabolisme internal (intermediate metabolism) dimana produk yang dihasilkan dibutuhkan untuk pertumbuhan, misalnya asam amino nonesensial dan asam nukleat.
  • Karbohidrat dalam tubuh ikan disimpan di dalam hati dan otot dalam bentuk glikogen, dan berfungsi sebagai cadangan energi. Meskipun demikian, peranan karbohidrat sebagai sumber energi bagi ikan belum bisa dipahami sepenuhnya karena ikan koi masih dapat hidup dengan baik meskipun tanpa pemberian karbihodrat. Hal ini diperkirakan bahwa ikan tidak mempunyai kebutuhan karbohidrat secara khusus meskipun pemberian pakan koi yang mengandung karbohidrat memberikan peningkatan pertumbuhan dan perkembangan ikan secara optimal. Contoh bahan baku pakan ikan yang mengandung karbohidrat adalah jagung, beras, dedak, tepung terigu, tapioka, serta sagu. Sebagian contoh bahan pakan ikan di atas dapat berfungsi sebagai alat perekat (hinder) untuk mengikat komponen bahan baku dalam pembuatan pakan ikan.
  • Karbohidrat juga berperan dalam penghematan penggunaan protein yang digunakan sebagai sumber energi utama bagi tubuh ikan. Apabila pakan yang diberikan kekurangan karbohidrat, maka seluruh energi yang dikeluarkan ikan harus dipenuhi melalui penyerapan protein. Dengan demikian, penggunaan protein dalam penggunaan protein untuk menghasilkan energi dan proses metabolik lainnya menjadi kurang efisien. Penggunaan protein yang kurang efisien akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan ikan. Penghematan protein melalui peran karbohidrat ini disebut protein sparing effect dari karbohidrat, di mana karbohidrat dapat menghemat protein. Beberapa referensi menyebutkan bahwa pemberian 0,23 g karbohidrat dalam 100 g pakan dapat menghemat protein sebesar 0,05 gram.
  1. Vitamin

Vitamin merupakan senyawa organik yang berbobot molekul kecil yang mutlak diperlukan oleh tubuh meskipun dalam jumlah yang relatif kecil. Senyawa organik esensial ini tidak dapat diproduksi oleh tubuh ikan koi. Vitamin memegang peranan vital dalam metabolisme terutama untuk menjaga agar proses-proses yang terjadi di dalam tubuh ikan tetap berlangsung dengan baik. Pada dasarnya, senyawa vitamin ini digunakan oleh tubuh untuk tumbuh dan berkembang secara normal.

Dalam proses osmoregulasi tubuh, vitamin mempunyai peranan yang penting, di antaranya sebagai berikut:

  1. Vitamin merupakan senyawa yang berfungsi sebagai katalisator (pemacu) dalam proses metabolisme ikan. Sebagai bagian dari enzim atau koenzim vitamin sangat berperan dalam pengaturan berbagai proses metabolisme tubuh ikan. Selain itu, vitamin mampu mempercepat proses perombakan pakan tanpa mengalami perubahan.
  2. Vitamin berfungsi untuk membantu protein dalam memperbaiki dan membentuk sel baru.
  3. Vitamin berperan dalam mempertahankan fungsi berbagai jaringan tubuh ikan sehingga mekanisme jaringan tubuh tersebut tetap bisa berjalan sebagaimana mestinya.
  4. Vitamin turut berperan dalam pembentukan senyawa-senyawa tertentu di dalam tubuh.
  1. Mineral

Mineral merupakan elemen anorganik yang dibutuhkan oleh ikan koi dalam pembentukan jaringan dan berbagai fungsi metabolisme dan osmoregulasi. Koi juga menggunakan mineral untuk mempertahankan keseimbangan osmosis antara cairan tubuh dan cairan di sekitarnya. Meskipun dibutuhkan dalam jumlah relatif kecil, namun mineral memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kelangsungan hidup, karena mineral sangat dibutuhkan dalam beberapa proses yang berlangsung di dalam tubuh ikan.

Fungsi Mineral

Pada ikan koi terutama dalam proses pembentukan rangka, pernapasan, dan metabolisme. Kalsium (Ca), Phosphor (P), Flourine (F), dan Magnesium (Mg) merupakan kelompok mineral pembentuk rangka yang berperan dalam pembentukan struktur tubuh, seperti tulang, gigi, dan sisik ikan. Sedangkan kelompok mineral yang berperan dalam proses pernafasan meliputi Ferum (Fe), Kalsium (Ca), dan Cuprum (Cu). Fungsi utama lain dari mineral, baik esensial maupun nonesensial, terhadap pertumbuhan dan perkembangan badan adalah untuk membantu proses metabolisme. Mineral-mineral tersebut berperan dalam pembentukan enzim dan pengaturan keseimbangan antara cairan tubuh dan cairan lingkungannya.

Beberapa fungsi lain dari mineral
  1. Natrium (Na), Kalium (K), Kalsium (Ca), dan Klor (Cl) berfungsi untuk mengatur keseimbangan asam basa dan proses osmosis antara cairan tubuh ikan dan lingkungannya.
  2. Ferum (Fe), Cuprum (Cu), dan Cobalt (Co), memegang peranan penting dalam proses pembekuan darah dan pembentukan hemoglobin pada tubuh ikan.
  3. Klor (Cl), Magnesium (Mg), dan Phosphor (P), memegang peranan penting dalam proses metabolisme tubuh ikan.
  4. Cuprum (Cu) dan Zinc (Zn) berperan untuk mengatur fungsi sel; Sulfur (S) dan Phosphor (P) berperan untuk membentuk fosfolipid dan bahan inti sel, Bromine (Br) berperan untuk mematangkan kelenjar kelamin, dan Iodin (I) berperan untuk membentuk hormon tiroid.

Demikian semoga bermanfaat..

Sumber infomasi

 

Telah dibaca 57 kali, hari ini 1 kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.