Tips Memelihara Ikan Koi di Kolam Minimalis

kolam minimalis
kolam minimalis

Tips memelihara Koi di Kolam Minimalis

Memelihara ikan Koi sebaiknya di dalam kolam berukuran minimal 6 ton atau dengan dimensi panjang kolam sekitar 3 m, lebar : 2 m dengan kedalaman minimal 80 cm.  Di dalam artikel ini, yang dimaksud dengan kolam minimalis adalah kolam koi dengan kapasitas dibawah 6 ton.

Mungkin ada yang sengaja membangun kolam minimalis atau karena pekarangan rumah tidak cukup luas maka memelihara ikan koi di dalam kolam minimalis boleh saja. Namun demikian, agar koi-koi yang anda pelihara dapat hidup dengan baik dan tidak mudah terserang penyakit, lakukan beberapa tips berikut ini :

1. Lokasi Kolam

Kolam minimalis sebaiknya berada di dalam ruangan atau indoor. Mengapa demikian? Sebab kolam indoor relatif lebih mudah perawatannya karena terhindar dari gangguan cuaca dan lingkungan sekitar.

Kolam indoor juga relatif lebih aman dari gangguan air hijau, sebab intensitas cahaya matahari rendah. Namun demikian, karena kolam tidak terkena sinar matahari langsung, maka hal akan berpengaruh pada pertumbuhan warna dan panjang badan koi. Sebagaimana diketahui, koi juga membutuhkan sinar matahari khususnya untuk pertumbuhan warna dan perkembangan sel.

Jika kolam anda berada di luar (outdoor) dan seringkali banyak gangguan baik dari cuaca (hujan), air hijau atau gangguan lainnya maka dapat ditambahkan penutup (kanopi) sebagai cara untuk melindungi kolam koi.

2. Bentuk Kolam

Membuat kolam minimalis, sebaiknya dengan tipe formal yaitu berbentuk bulat, bujur sangkar atau persegi pajang. Kolam dengan bentuk non formal yang terdiri banyak sudut atau berkelok-kelok maka hal ini membuat perputaran air menuju filter (sirkulasi) menjadi lebih lambat dan membutuhkan sistem filter yang rumit.

3. Bottom Drain

Bottom Drain adalah lobang di dasar yang fungsinya untuk mengalirkan air kolam menuju ruang filter. Posisi bottom drain harus tepat sesuai dengan bentuk kolam, sebab hal ini sangat penting untuk menghindari penumpukan kotoran pada titik tertentu di dasar kolam yang tidak tersedot ke ruang filter.

Bagaimana cara meletakkan posisi bottom drain yang benar dapat dibaca pada artikel berikut ini :

Bottom Drain Untuk Memaksimalkan Fungsi Filter Kolam Koi

4. Sistem Filterasi

Kolam koi harus dilengkapi dengan sistem filterasi agar kualitas air tetap terjaga dengan baik. Namun demikian untuk kolam minimalis, karena berukuran kecil maka sebaiknya mengutamakan sistem filter kimiawi dan perbanyak tanaman air.  Mengapa demikian?

Idealnya memang sistem Filter Biologi  yang terbaik digunakan sebab tingkat perawatannya yang rendah dan sangat efektif digunakan untuk kolam-kolam koi berukuran besar (di atas 6 ton).  Berbeda kondisinya dengan kolam minimalis, yang mana berukuran relatif kecil.

Bahkan banyak pemilik kolam minimalis hanya menggunakan beberapa ember kecil saja sebagai ruang filter. Untuk itulah maka sebaiknya gunakan sistem filter kimiawi saja.

Mengenai pengetahuan tentang aneka sistem filterasi kolam koi dapat dibaca pada artikel berikut ini :

Prinsip Dasar Filter Kolam Koi

Sietem filter kimiawi mengandalkan media yang berfungsi secara kimia, antara lain dengan menggunakan batu zeolite dan arang kelapa (carbon active) dll sebagai media filter.

  • Batu Zeolite

Batu Ziolite berfungsi untuk menyerap zat ammonia yang larut di dalam air kolam.  Terdapat berbagai jenis batu zeolite sebagai media filter yang mudah diperoleh di tempat penjualan ikan hias. Pilihlah batu zeolite yang berkualitas baik sebagai media filter dengan ciri-ciri warnanya lebih putih. Batu zeolite yang berkualitas harganya tentu lebih mahal.

  • Pasir Kucing (Cat Litter)

Bisa juga dengan menggunakan pasir kucing. Pasir kucing biasanya banyak dijual di toko-tokon hewan peliharaan (pet shop). Terdapat beberapa jenis bahan pasir kucing. Pilih yang terbuat dari batu zeolite dan yang tidak mengandung zat pewangi.  Jangan gunakan pasir kucing yang baunya harum, sebab zat pewangi dapat mencemari kolam koi.

Karena pasir kucing berupa butiran halus (kecil), maka sebelum digunakan, masukkan terlebih dahulu ke dalam media bag, yaitu berupa kantong kain dengan pori kasar atau yang terbuat dari plastik (jaring). Tujuannya agar tidak berceceran (berantakan) dan memudahkan dalam proses perawatan (pembersihan atau penggantian media)

Kolam Minimalis
Pasir Kucing (Cat Litter) dari batu zelite
Kantong Ziolite

Catatan :

Batu ziolite sebagai media filter hanya efektip digunakan dalam jangka waktu tertentu. Jika sudah jenuh maka harus diganti dengan yang baru. Biasanya dalam penggunaan normal, batu ziolite harus diganti setiap 6 bulan sekali.

Jika batu ziolite sudah jenuh dan tak segera diganti, maka zat ammonia yang telah terserap akan terlepas kembali dan justru dapat meracuni koi.

Berikut ini informasi selangkapnya perihal batu zeolite :

Informasi Lengkap : Zeolite Sebagai Media Filter

  • Arang Kelapa (Carbon Active)

Media filter berupa arang bisa digunakan yang fungsinya untuk menyerap racun dan bau amis (tak sedap). Gunakan arang yang terbuat dari tempurung (batok) kelapa, sebab tak mudah hancur jika dibandingkan dengan arang kayu. Arang kayu mudah terpecah (rapuh) sehingga mengotori kolam. Atau bisa juga dengan menggunakan bubuk carbon active namun harganya jauh lebih mahal. Sebelum digunakan, masukkan dulu arang kelapa ke dalam kantong-kantong agar mudah dalam perawatannya.

5. Minimal Terdapat 3 Ruang Filter

Sebaiknya sediakan minimal 3 ruang filter untuk kolam minimalis. Mengapa harus  3 ruang?

Hal ini berkaitan dengan proses penggantian media filter. Karena media filter yang digunakan adalah dari jenis media kimiawi, maka dalam waktu tertentu harus diganti dengan yang baru. Lakukan penggantian media filter secara bertahap dan jangan pernah mengganti seluruh media filter secara sekaligus.

Untuk itulah perlunya 3 ruang filter, agar pada saat penggantian media dapat dilakukan secara bertahap. Misalnya, penggantian media pada ruang filter ke-1 pada hari ini, maka berikutnya untuk mengganti media pada ruang ke-2 minimal 2 minggu kemudian. Demikian juga untuk ruang ke-3 dengan selang waktu minimal 2 minggu. Hal ini untuk mencegah terjadinya perubahan kualitas air yang ekstrim.

6. Kapasitas Pompa

Gunakan pompa filter dengan kapasitas yang memadai sesuai volume air kolam. Cara menghitung kapasitas pompa minimal (liter per jam) yang dibutuhkan untuk kolam minimalis mudah saja yaitu 2 x volume kolam.

Misalnya volume air kolam : 2 ton atau sekitar 2,000 liter, maka pompa filter dengan kapasitas 4.000 liter per jam.

Jika kapasitas pompa terlalu kecil, maka efektifitas proses filterasi tidak maksimal sehingga membuat air kolam tak bisa bening (jernih).

Mengapa demikian?

Sebab periode waktu perputaran air (dari kolam ke filter, lalu kembali ke kolam lagi) semakin cepat, maka semakin baik. Proses Filterasi pada prinsipnya adalah menyaring air dengan segera, agar kotoran cepat tersaring di dalam ruang filter.

Oleh sebab itulah, maka komponen utama pada proses ini adalah pompa filter yang berfungsi untuk menggerakkan atau mengalirkan air kolam.

7. Populasi Koi

Jangan jadikan kolam koi anda seperti ‘kolam cendol‘, maksudnya jangan terlalu banyak memelihara koi di dalam kolam.

Yang penting dalam memelihara ikan koi adalah kualitas, bukan kuantitasnya. Lebih baik anda merawat koi sedikit saja tapi berkualitas, sebab lebih efisien dalam pemeliharaan dan dapat membuat koi hidup sehat. Semakin banyak koi yang dipelihara, tentu membutuhkan biaya semakin besar, bukan?

Berapa Jumlah Koi yang Ideal?

8. Pemberian Pakan Secukupnya saja

Koi perlu makanan sedikit saja setiap harinya yaitu 2-3 % dari berat tubuhnya. Jadi, memberi pakan berlebihan tak ada perlunya dan hanya membuang-buang biaya pakan. Koi bukannya cepat besar tapi justru banyak kotoran dan membebani kinerja sistem filterasi.

Inilah salah satu hal yang seringkali terjadi pada kolam minimalis, karena terlalu banyak memberi pakan (over feeding) sehingga kolam cepat keruh dan membuat koi mudah terserang penyakit.

Demikianlah semoga bermanfaat

#donibastian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp chat