Home / Kolam / Cara Membasmi Nyamuk Di Sekitar Kolam Koi

Cara Membasmi Nyamuk Di Sekitar Kolam Koi

Keberadaan nyamuk di sekitar kolam , tentu akan sangat mengganggu kenyamanan anda terutama ketika anda sedang memberi makan koi atau saat bersantai bersama keluarga atau tamu anda sambil memandangi koi-koi kesayangan. Biasanya jumlah nyamuk makin bertambah banyak saat musim kemarau telah tiba.

Gangguan yang ditimbulkan oleh nyamuk yang ada di sekitar anda bukan hanya membuat kulit terasa gatal akibat gigitan nyamuk, namun yang lebih membahayakan kesehatan adalah karena nyamuk bisa saja membawa bibit penyakit.

Mengapa tiba-tiba terdapat begitu banyak nyamuk di kolam koi?

Salah satu penyebabnya adalah kemungkinan karena kondisi air kolam yang buruk atau terdapat air yang stagnan terutama di ruang filter. Kondisi seperti ini akan menjadi tempat berkembang biak yang sempurna bagi nyamuk.

Nyamuk suka berkembang biak pada genangan air yang relatif diam atau yang bergerak lamban dan cenderung menghindari aliran cepat karena tidak ideal sebagai tempat bertelur. Sebuah kolam khususnya di ruang filter dengan sedikit aerasi, kemungkinan akan memiliki lebih banyak masalah dengan nyamuk dibandingkan kolam koi yang diberi aerasi dengan kapasitas besar.

Memaksimalkan aliran air di kolam Anda adalah cara alami terbaik untuk mencegah nyamuk berkembang biak di kolam Anda. Untuk meningkatkan aerasi dan gerakan (arus) air dapat digunakan pompa dengan kapastias yang lebih besar .

Jika anda menemukan ada nyamuk di sekitar kolam yang lebih banyak daripada biasanya, itu bisa jadi karena kolam anda kurang aerasi atau mungkin saja karena kualitas air kolam menurun, yang mana dapat mengundang banyak nyamuk untuk berkembang biak.

Apakah nyamuk berbahaya bagi ikan koi?

Meski secara langsung tidak berbahaya bagi koi, namun nyamuk bisa menimbulkan masalah dengan kualitas air dan keseimbangan kolam. Nyamuk sebenarnya disukai oleh sebagian besar satwa liar taman, seperti katak, ikan, kelelawar dan burung sebagai sumber makanan mereka, sebab nyamuk dan larva adalah sumber protein, lemak, dan nutrisi yang baik.

Namun demikian nyamuk juga bisa menjadi media pembawa bakteri atau penyakit yang masuk ke kolam dan dapat menganggu kesehatan koi anda. Apalagi kondisi air kolam yang buruk, membuat koi anda menjadi stress dan mudah sekali terserang penyakit.

Jika jumlah nyamuk yang berada di dalam ruang filter cukup besar jumlahnya, maka akan menyebabkan masalah dengan kualitas air saat telur mereka menetas dan membusuk di kolam. Meski bukan masalah utama untuk kolam yang besar namun untuk kolam kecil dengan proses filtrasi atau aerasi yang rendah dapat meningkatkan limbah biologis.

Mengapa ada banyak nyamuk di sekitar kolam koi?

Secara naluriah, nyamuk akan mendatangi tempat dimana terdapat genangan air yang gerakan airnya relatif lambat atau diam sebab disanalah mereka kemudian bertelur dan berkembang biak.
Mengapa kolam anda didatangi banyak nyamuk, terdapat beberapa alasan sebagai berikut :

1. Kurangnya Aerasi Kolam
Nyamuk menyukai genangan air yang stagnan tanpa banyak gerakan di permukaan karena ini sangat ideal bagi mereka untuk bertelur dan larva untuk bertahan hidup. Jika Anda memiliki kolam dengan kapasitas pompa yang kurang memadai, maka lairan air terutama di dalam ruang filter menjadi lambat, sehingga membuat nyamuk bersarang disana.

Nyamuk
Media yang terlalu lama tidak dirawat, dapat menyumbat aliran air di dalam ruang filter

2. Kualitas Air yang Buruk
Kualitas air kolam yang buruk biasanya ditandai dengan adanya genangan air, kelebihan nutrisi, atau ketidakseimbangan zat sebagai tempat yang sempurna bagi larva nyamuk untuk berkembang. Oleh sebab itu, pastikan kualitas air kolam tetap dalam kondisi baik dengan cara memeriksanya dengan alat tes kualitas air. Seringkali terjadi penurunan kualitas air karena media filter tidak berfungsi secara maksimal, sebab telah tersumbat oleh endapan kotoran atau lumut akibat sudah terlalu lama digunakan tanpa perawatan. Oleh sebab itu, lakukan perawatan media filter secara berkala, misalnya setiap 6 bulan atau setahun sekali untuk memastikan bahwa seluruh media filter dapat bekerja sesuai dengan fungsinya

3. Peralatan Kolam yang Tidak Terawat
Terkait dengan aerasi dan kualitas air yang buruk, kemungkinan yang bisa terjadi adalah tersumbatnya pipa saluran air atau baling-baling pada pompa akibat penumpukan kotoran, lumut atau dedaunan yang tersedot oleh pompa. Jika pipa saluran air pada pompa tersumbat, tentu akan berkurang kemampuannya, atau bahkan bisa mengakiatkan kebarakan pada pompa.
Untuk pompa udara (air blower) sebagai aerator, juga bisa tersumbat karena debu atau kotoran lainnya yang menumpuk karena terlalu lama tidak dibersihkan. Oleh karena itu, secara periodic periksalah perlatan kolam anda agar berfungsi secara maksimal.

4. Kurangnya Predator Alami
Biasanya, kolam koi yang berada di dalam rumah (indoor ponds) akan terbebas dari gangguan hewan predator seperti burung, katak, kelelawar dll. Namun kondisi demikian ini justru membuat nyamuk bisa bertahan hidup tanpa ada ancaman apapun dari hewan predator tersebut. Dengan demikian populasi nyamuk di sekitar kolam anda akan terasa semakin banyak. Berbeda kondisinya dengan kolam yang berada di luar rumah. Karena berada di ruang bebas, maka hewan predator dengan leluasa meyantap naymuk sebagai makanannya.

Cara Membasmi Nyamuk

ABATE (Temepos) tidak disarankan untuk digunakan di dalam kolam koi, sebab dapat menjadi racun jika dosisnya berlebihan.

Terdapat 2 metode yang bisa digunakan untuk membasmi nyamuk, yaitu dengan metode alami dan metode kimiawi . Namun demikian, membasmi nyamuk yang ada di dalam bak filter dan kolam koi dengan menggunakan obat kima atau pestisida, sebaiknya dihindari atau tidak disarankan.

Sebagaimana diketahui, obat ABATE (Temepos) sangat populer digunakan oleh masyarakat sebagai obat pembasmi nyamuk yaitu dengan cara ditaburkan pada genangan air yang berpotensi sebagai tempat bagi nyamuk untuk berkembang biak. Namun demikian, penggunaan ABATE ini meski sangat efektif membunuh larva atau jentik nyamuk, tapi juga menimbulkan efek beracun bagi organisma lain termasuk koi dan bakteri lainya yang ada di dalam kolam anda. Obat ABATE sebaiknya digunakan pada bak air yang relatip diam antara lain bak kamar mandi, sumur dll tapi untuk kolam koi, jika penggunaannya (dosis) berlebihan, maka dapat menjadi racun bagi koi.

Oleh sebab itu untuk membasmi nyamuk yang bersarang di dalam bak filter, sebaiknya digunakan metode alami dengan cara sbb :

Bacillus Thuringiensis Israelensis (BTI) dalam kemasan, aman digunakan untuk kolam koi

Cara ke-1 : Memanfaatkan bakteri
Ada sejenis bakteri yang dapat menghancurkan larva atau jentik nyamuk. Bakteri ini dari strain khusus yang disebut Bacillus Thuringiensis Israelensis atau disingkat BTI. Bakteri ini bekerja untuk membunuh berbagai bentuk larva serangga dengan menghasilkan racun yang sangat efektif melawan nyamuk, kuman jamur, dan lalat.
Keberadaan bakteri ini tidak berpengaruh terhadap koi . Tidak beracun bagi ikan, tumbuhan, atau hewan peliharaan dan dapat digunakan dengan aman di kolam kebun tanpa merusak eko-sistem.

Cara ke-2 : Memperbaiki Aerasi dan Pergerakan Air
Seringkali terjadi di dalam ruang filter (Filter Chamber) yang tertutup rapat, sebagai tempat yang nyaman bagi nyamuk untuk berkembang biak, apalagi terdapat aliran air yang cenderung diam atau bergerak lambat.
Mengapa air di dalam bak filter bergerak lambat? Antara lain karena media filter telah penuh dengan kotoran atau sebagian telah tersumbat. Bagian yang tersumbat inilah yang membuat air tidak bergerak dengan cepat.

Di dalam ruang filter (Filter Chamber) perlu diambahkan aerasi, selain untuk menambah pasokan oksigen bagi bakteri nitrifikasi juga untuk menggerakkan air, agar nyamuk tak mau bertelur disini.

Untuk mengatasinya adalah dengan cara memeriksa kembali kondisi media filter anda, apakah sudah waktunya dibersihkan agar air dapat mengalir dengan lancar melalui sela-sela atau rongga media filter.
Selain itu dapat ditambahkan aerasi dengan meletakkan air stone di dalam masing-masing ruang filter. Tujuannya untuk menambah gerakan air yang ditimbulkan dengan adanya gelembung udara pada proses aerasi.

Cara ke-3 : Menambahkan ikan kecil yang dapat mengkonsumsi larva/jentik nyamuk
Ikan-ikan kecil sangat suka memangsa larva nyamuk sebagai makanannya. Oleh karena itu, ikan-ikan kecil bisa digunakan untuk memutus rantai kehidupan nyamuk yaitu dengan memusnahkan semua larva yang ada sebelum berubah menjadi nyamuk.
Ikan-ikan kecil yang bisa digunakan untuk membasmi larva nyamuk antara lain jenis ikan Guppy, ikan Sumatra, ikan Cupang , Gambusia Affinis atau ikan cere dan ikan-ikan kecil lainnya terutama yang mampu bertahan hidup di ruang yang sempit.

Jenis ikan Guppy dapat dimanfaatkan untuk memakan jentik nyamuk di ruang filter

Cara ke-4 : Memanfaatkan tanaman
Terdapat beberapa jenis tanaman yang dipercaya dapat mengusir nyamuk atau setidaknya keberadaan tanaman ini membuat nyamuk enggan mendekat. Mungkin ada yang belum mengetahui bahwa tanaman air yaitu teratai juga berfungsi secara alami untuk mengusir nyamuks.
Selain berfungsi sebagai hiasan di sekitar kolam, tanaman berikut ini dapat digunakan untuk mengusir nyamuk secara alami, antara lain :

Lavender, tanaman yang dapat dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk

– Geranium
– Akar Wangi
– Citronella
– Lavender
– Serai
– Zodia
– Rosemarry
– Kemangi
– Ageratum
– Suren
– Selasih

Demikianlah semoga bermanfaat

Telah dibaca 1.411 x, hari ini 5 x
BUKU GILA KOI

BUKU GILA KOI

Cara Memelihara Koi dan Apresiasi

Lihat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp chat