Pakan Pelet Terapung atau Tenggelam, Mana yang Lebih Bagus Untuk Koi?

Dari sebuah Grup Koi di media sosial, ada seorang pehobi yang bertanya tentang apa bedanya pakan pelet terapung (Floating Type) dengan pakan tenggelam (Sinking Type). Melalui artikel ini saya ingn memberikan penjelasan lebih detail mengapa pakan terapung lebih banyak manfaatnya dicandingkan dengan pakan tenggelam.

Tipe pakan Koi

Terdapat 2 jenis pakan buatan atau yang lebih dikenal dengan pakan pelet yaitu pakan terapung dan pakan tenggelam. Mengapa pakan pelet bisa terapung di permukaan air?

Faktor yang mempengaruhi pakan pelet bisa mengambang atau terapung yaitu dari bahan tertentu atau dari mesin pembuatnya yang canggih. Pelet bisa terapung karena terdapat pori pori dalam pelet yang terjadi karena gesekan dari bahan yang dibawa oleh mesin ekstruder dengan dinding tabung dan dipadatkan diujung ekstruder dengan tekanan tinggi hingga menimbulkan panas yang cukup untuk membuat pelet matang. Setelah itu masuk ke dalam lubang yang dinamakan dies. Setelah keluar dari lubang dies tersebut dipotong oleh pisau pemotong.

Karena perbedaan suhu di dalam dan suhu ruang maka pelet tersebut dapat membentuk pori-pori . Intinya dari proses ini adalah thermo mechanical cooking (teknik memasak dengan mekanik).

Keunggulan pakan pelet terapung (floating type)

1.Keberadaan Bottom Drain (BD) di kolam koi

Terkait dengan keberadaan bottom drain yaitu lobang yang berada di dasar kolam koi untuk mengalirkan air kolam menuju ke ruang filter. Pakan pelet tipe tenggelam, jika tidak segera dimakan oleh koi dan terbenam di dasar kolam akan tersedot oleh lobang bottom drain ini, khususnya untuk kolam dangkal (cetek). Jika pakan tersedot oleh lobang BD maka pakan langsung terbawa masuk ke ruang filter dan koi tak bisa lagi memakannya atau dengan kata lain terbuang sia-sia dan justru akan membebani konerja sistem filterasi.

Bottom Drain letaknya di dasar kolam

2. Koi Mempelihatkan Keindahannya

Dengan menggunakan pakan terapung, maka ketika koi menggapai pakan yang ada di permukaan air kolam, maka  koi dapat memperlihatkan keindahan warna dan bentuk tubuhnya. terutama bagi yang gemar memberi makan koi dengan metode Hand Feeding, tentu lebih suka dengan memberi pakan terapung.

pakan pelet
Koi akan memperlihatkan keindahan pola dan warnanya ketika muncul di permukaan saat menyantap pakan terpung

3. Koi menjadi jinak

Koi yang diberi pakan terapung akan muncul ke permukaan ketika diberi pakan dan akan terbiasa menjadi koi yang jinak. Sebagian besar pemelihara Koi sangat senang memberi pakan secara hand feeding sebab koi dapat dipegang atau dielus-elus.

pakan pelet
Hand feeding membuat koi jinak..

4. Mempercepat pertumbuhan Koi

Terlepas dari mutu kandungan pakan, pemberian pakan terapung membuat koi berenang cepat ke permukaan untuk meraih pakan yang diberikan. Gerakan koi secara vertikal menuju ke permukaan diyakini akan mempercepat pertumbuhan badannya (cepat besar/panjang), sebab saat koi berenang cepat ke permukaan, maka akan terjadi kontraksi pada struktur tulangnya dan hal ini akan membuat badan koi akan menjadi panjang,  apalagi jika kolam koi memiliki kedalaman lebih daei 1 meter. Oleh sebab itu, kolam yang dangkal (cetek) membuat pertumbuhan koi lambat karena terbiasa dengan gerakan secara horizontal.


Koi yang bergerak secara vertikal lebih cepat tumbuh besar (panjang)

5.  Sekaligus memeriksa kondisi fisik koi

Keunggulan pakan terapung lainnya adalah ketika memberi pakan kepada koi, sekaligus untuk memeriksa kondisi fifik koi. Jika terdapat luka dapat segera diketahui (terlihat) dan dapat dilakukan perawatan (pengobatan) lebih dini. Untuk diketahui, jika koi sakit segera dilakukan perawatan lebih dini maka akan lebih mudah menyembuhkan penyakitnya.

6. Memantau Nafsu Makan Koi

Koi yang sehat tentu memilki nafsu makan yang tinggi. Dengan memberi pakan terapung maka sekaligus dapat dipantau apakah koi dalam keadaan sehat atau sedang sakit. Koi yang sehat akan bergerak cepat menyambar dan berebut pakan. Jika kondisi koi lambat atau tidak aktif seperti biasanya, maka patut diwaspadai, jangan-jangan koi sedang sakit sehingga nafsu makannya hilang. Atau jika anda seekor koi yang bergerak lambam atau berdiam diri ketika diberi pakan, maka biasanya koi tersebut sedang sakit.

7. Memudahkan mengangkat kelebihan pakan

Dalam memberi pakan, sebaiknya jangan terlalu banyak hingga ada yang tersisa. Usahakan salam waktu 5 menit saja, semua pakan yang diberikan, dapat habis dimakan oleh koi. Namun demikian, tak jarang terjadi khususnya pada para pehobi pemula yang terlalu banyak memberi pakan, sehingga jika terdapat pakan yang tersisa, akan lebih mudah diangkat jika menggunakan pakan terapung.

Demikianlah semoga bermanfaat..

#donibastian

One comment

  1. Ikan Koi kalau dipiara di aliran sungai bisa nggak ya? Soalnya ditempat tinggal saya ada segerombolan anak muda yang miara ikan Nila di aliran sungai terus dikasih keramba. Nah, kira-kira ikan Koi bisa nggak ya beradaptasi di aliran sungai?

    Terimakasih sebelumnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

BUKU BARU .. !Terbit Juli 2020

BUKU 'DOKTER KOI'

Informasi lengkap tentang jenis penyakit dan cara pengobatan.

WhatsApp chat