Fakta Menarik Tentang Ikan Fugu Yang Beracun

Gilakoi.com – Pada kesempatan ini admin akan membahas mengenai ikan fugu, tentunya anda tahu tentang jenis ikan yang satu ini kan, ikan fugu merupakan ikan khas dari Jepang yang selain terkenal akan dagingnya yang super enak juga kandungan racunnya yang 1200 kali lebih berbahaya daripada sianida. dan kandungan racun tersebut sampai saat ini belum ada penawarnya, maka dari itulah ikan fugu dinobatkan sebagai hewan vertebrata paling beracun kedua setelah katak emas beracun.

Ikan fugu ini memiliki nama lain di tiap-tiap daerah, dan salah satunya ikan fugu ini disebut buntal beracun, buntel, pufferfish, dan bok. Di Indonesia sendiri terkenal akan nama buntal / buntel karena perutnya yang akan menggembung pada saat dirinya merasa terancam. Walau kandungan racunnya sangat berbahaya, namun ikan ini tetap bisa dimakan bahkan di Jepang ikan ini jadi jajanan yang super mahal.

Karakteristik Ikan Fugu

Apabila dilihat secara keseluruhan, ikan fugu memiliki bentuk tubuh yang kerucut dan lebih lebar pada bagian depannya. Bagian luarnya tidak memiliki sisik sama sekali sehingga cukup licin saat dipegang serta memiliki pattern lurik dan totol totol hijau kekuningan.

Pada bagian bawahnya berwarna putih agak kusam yang dapat berubah menjadi totol totol hitam saat sedang sakit atau stres. Sementara bagian ekornya memiliki warna bergaris yang berbeda tergantung jenisnya, ada yang berwarna hitam, kuning, merah, dan hijau tua. Ekornya dapat dilipat dan dibuka kembali sesuai dengan kebutuhan.

Kemampuan berkamuflasenya pun bisa dibilang cukup bagus.Warna tubuhnya bisa berubah ubah tergantung pada warna lingkungan sekitarnya tapi umumnya akan mengubah warnanya seperti pasir laut. Fungsinya tentu saja untuk menghindari musuh dan mengelabuhi mangsanya.

Klasifikasi Ilmiah Ikan Fugu

  • Filum: Chordata
  • Subfilum: Vertebrata
  • Kelas: Actinopterygii
  • Subkelas: Neopterygii
  • Infrakelas: Teleostei
  • Ordo: Tetraodontiformes
  • Famili: Tetraodontidae
  • Genera: Fugu

Habitat Ikan Fugu

Habitat asal ikan fugu adalah di perairan air tawar Afrika Tengah dan Kongo. Kini spesiesnya sudah menyebar ke berbagai perairan terutama di perairan tropis hangat hingga perairan bersuhu sedang. Ikan ini tidak menyukai perairan dingin seperti dibelahan bumi utara maupun selatan.

Ikan Fugu sendiri dapat bertahan di air muara dan air laut karena memiliki struktur tubuh yang bisa menyesuaikan diri di berbagai lingkungan. Adaptasinya yang tinggi menjadikan ikan ini termasuk ikan yang memiliki daya tahan kuat walaupun terjadi perubahan iklim dan cuaca yang ekstrim sekalipun.

Kandungan Racun dalam Fugu

Tetrodoxin adalah nama racun yang dimiliki oleh ikan fugu. Racun yang terdapat dalam seekor buntal sangat berbahaya dan bisa membunuh 30 lebih orang hanya dalam hitungan menit. Racun ini bekerja dengan memblokir aliran sodium dalam tubuh, sehingga seluruh otot lumpuh tanpa kehilangan kesadaran terlebih dahulu. Karena itulah regulasi terhadap distribusi dan pengolahan ikan ini sangatlah ketat dan tidak semua koki boleh mengolahnya karena diperlukan sertifikasi khusus.

Demikianlah Fakta Menarik Tentang Ikan Fugu Yang Beracun yang dapat admin sampaikan, semoga artikel yang admin sampaikan ini bisa menambah pengetahuan dan wawasan anda para pembaca yang budiman.

Read More

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.