JOIN NOW

Cara Merawat Ikan Koi Baru Beli Agar Tetap Sehat

Karena tak sabar ingin segera melihat koi baru berenang di kolam, banyak pemelihara koi yang kecewa setelah beberapa hari kemudian, koi yang baru saja dibeli itu mati. Bukan itu saja, bahkan koi-koi lama yang sudah ada di kolam secara beruntun juga ikut mati. Bagaimana Cara Merawat Ikan Koi Baru Beli ?

Kondisi Koi Pasca Transportasi

Koi yang baru datang dalam keadaan stres setelah mengalami perjalanan berjam-jam dalam kantong sempit.

Ada beberapa hal penting yang perlu dipahami  mengenai kondisi koi yang baru datang. Koi yang baru datang, terlebih lagi koi dikirim dari luar daerah (luar pulau) yang mana membutuhkan waktu berjam-jam dalam proses pengirimannya.

Dalam proses pengiriman jarak jauh, Koi ditempatkan di dalam kantong plastik beroksigen. Jumlah koi yang ada di dalam kantong, tergantung ukurannya. Jika cukup besar (diatas 30 cm), biasanya dalam 1 kantong hanya berisi 1 ekor saja. Jika ukuran koi kurang dari 30 cm, maka dalam 1 kantong dapat terisi 2 – 5 ekor. Makin kecil ukuran koi, makin banyak yang bisa dimasukkan ke dalam kantong yang sama ukurannya.

Hal ini sehubungan dengan pasokan oksigen yang sangat terbatas di dalam kantong. Sehingga logikanya, agar ketersediaan oksigen dalam kantong mencukupi selama masa transportasi, maka jumlah koi yang ada didalamnya juga harus diperhitungkan.

Terutama dalam pengiriman sekali jalan, maksudnya koi dikirim melalui perusahaan ekspedisi, yang mana tanpa ada orang yang mengantar ( biasanya dikirim melalui cargo),  maka jumlah koi dalam 1 kantong harus benar-benar diperhitungkan. Sebab selama Koi dalam perjalanan, maka kantong tak akan pernah dibuka lagi, sebelum sampai ke lokasi tujuan.

Koi yang berada dalam kantong, tentu merasa tidak nyaman, sebab selain karena berada di dalam ruang yang sangat sempit, juga karena oksigen yang larut dalam air makin lama makin menipis. Apalagi jika kantong berada di dalam ruangan  dengan suhu tinggi (panas). Untuk  diketahui bahwa makin tinggi temperatur air, maka oksigen yang larut juga makin mudah terlepas.

Kondisi seperti inilah yang membuat koi dalam keadaan stres. Sedangkan koi yang sedang stres akan membuat daya tahan tubuhnya melemah dan mudah sekali terserang penyakit.

KARANTINA PRA TRANSPORTASI KOI OLEH PENJUAL

Cara Merawat Ikan Koi Baru Beli
Teknik karantina pra transportasi dengan menggunakan kantong.

Banyak yang beranggapan bahwa jika koi sudah dikarantina terlebih dahulu oleh pihak penjual, maka akan dijamin aman. Ini adalah anggapan yang keliru, sebab sebagus apapun kondisi karantina yang dilakukan oleh penjual sebelum pengiriman, tapi ketika koi dimasukkan ke dalam kantong beroksigen maka koi tetap akan mengalami stres.

Namun demikian, bukan berarti bahwa karantina pra transportasi tidak diperlukan. Justru karantina koi pra pengiriman tersebut wajib dilakukan oleh penjual. Mengapa? Sebab ketika koi berada di dalam kantong beroksigen, maka koi tidak boleh mengeluarkan kotoran sama sekali, sebab kotoran koi adalah racun yang bisa meracuni koi sendiri. Untuk menghindari keluarnya kotoran, maka sebelum pengiriman, koi dikarantina tanpa diberi pakan (dipuasakan) selama 2-3 hari.

PERSIAPAN SEBELUM KOI TIBA

Jika anda tau, bahwa koi akan segara datang, maka sehari sebelumnya,  persiapkan terlebih dahulu tempat atau wadah karantina. Oleh sebab itu fasilitas karantina yang baik wajib anda sediakan. Gunakan wadah karantina yang tidak terlalu sempit, dan sebaiknya menggunakan aquarium untuk memudahkan anda melihat kondisi fisik koi. Dengan menggunakan aquarium. maka anda dengan mudah melihat bagian tubuh koi yang cacat, terluka atau yang terserang penyakit. Persiapkan air di dalam aquarium karantina dan tambahkan aerasi (gelembung udara), sehingga ketersediaan oksigen yang terlarut dalam air telah terpenuhi.

Cara Merawat Ikan Koi Baru Beli
Karantina koi di dalam aquarium

CARA MENANGANI KOI YANG BARU TIBA

koi baru datang
Biarkan kantong mengambang di permukaan air sementara waktu, untuk menyetarakan suhu air dalam kantong.

Apa yang telah diuraikan diatas adalah sekadar memberi gambaran suatu kondisi yang terjadi pada koi ketika sampai di tempat anda. Meskipun koi tampak sehat, dan bergerak lincah sekalipun, jangan pernah berpikir bahwa koi anda dalam keadaan sehat wal afiat. Tidak !. Justru sebaliknya, koi yang baru tiba itu sedang dalam kondisi stres berat.

Apa yang seharusnya anda lakukan ketika melepas koi yang baru tiba, dapat anda baca  disini

Setelah koi baru sudah berada di dalam bak karantina, taburkan garam sedukupnya (sesuai dosis yang benar). Garam diyakini dapat membantu meredam stres pada koi agar kondisinya menjadi kembali normal. Tak perlu obat-obatan apapun, kecuali anda menemukan koi dalam keadaan terluka.

MEMANTAU KOI KETIKA BERADA DALAM BAK KARANTINA

Selama koi berada di dalam bak karantina, harus terus dipantau kondisinya. Pada hari kedua, gantilah air 20% saja,  tujuannya agar kualitas  air agar tetap terjaga. Jangan pernah mengganti air dalam jumlah yang berlebihan, apalagi dengan mengguras total dan menggantinya dengan air baru. Meskipun air dalam bak karantina tampak keruh, cukup ganti air 20 % saja. Lakukan penggantian air setiap hari sampai kondisi air menjadi lebih bening.

Biasanya pada 3 hari pertama koi tampak aman2 saja, namun pada hari keempat, koi akan menunjukkan gejala sakit, jika memang kondisinya lemah. Untuk itu pergunakan obat yang tepat sesuai dengan penyakitnya.

Jika pada hari ke-2, air dalam bak karantina mulai tampak berbusa (berbau amis) itu pertanda koi sedang ada masalah dengan kesehatannya. Koi yang mengeluarkan lendir berlebihan, akan membuat air kolam keruh dan berbusa. Segara pasang heater (pemanas air) dan set pada suhu 30 Celcius, sebab pada suhu air yang hangat dapat melemahan aktifitas virus yang menyerang. Dengan demikian memberi kesempatan pada koi untuk bertahan.

Untuk mencegah serangan infeksi sekunder dapat digunakan obat anti bakteri, biasanya yang mudah dan murah adalah Elbagin (Elbayou).

Mengenai proses karantina dapat dibaca disini

7 HARI MASA KRITIS

Koi berada pada kondisi yang kritis selama 7 hari pertama dalam proses karantina. Oleh sebab itu, pantaulah kondisi kesehatannya. Jika telah lewat 7 hari dan koi dalam keadaan sehat dan air tampak bening, maka heater boleh dilepas. Berikan pakan sedikit saja (beberapa butir pelet) hanya untuk tes nafsu makan koi. Jangan terlalu banyak memberi pakan dalam proses karantina, meski kondisi koi tampak sehat, sebab untuk menjaga kualitas air agar tetap stabil. Biarkan koi berada dalam bak karantina selama 14 hari untuk memastikan bahwa koi benar dalam kondisi sehat sebelum dipindahkan ke kolam utama.

Namun demikian, jika makin bertambah hari namun kondisi koi makin memburuk maka proses karantina hendaknya diteruskan sampai koi benar-benar kembali sehat.

Demikianlah cara merawat kan Koi baru beli, semoga bermanfaat.

Baca juga yang ini..

Agar Ikan Koi Cepat Besar (Jumbo), Begini Caranya !

Bagaimana Caranya Agar Ikan Koi Cepat Besar ? Seringkali terdengar keluhan dari para pemelihara, mengapa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.