Hal Penting yang Perlu Diketahui dalam Merawat Koi

merawat koi

Merawat Koi sesungguhnya adalah suatu hobi yang mudah dilakukan dan sangat menyenangkan. Namun demikian, tentu ada cara tersendiri dalam menjaga kondisi koi agar tetap dapat hidup dengan sehat.

CARA MERAWAT KOI

Berikut ini adalah hal hal penting yang harus diketahui oleh para pemelihara koi, khususnya para pemula (Newbies)

  • Kolam Koi harus dilengkapi dengan sistem filter, minimal dengan ruang filter 30% dari volume air kolam. Makin besar ruang filter, semakin bagus.
  • Setiap pemilik kolam Koi, harus memiliki fasilitas karantina yang dapat digunakan setiap saat, baik itu untuk karantina Koi baru maupun untuk merawat Koi yang sedang dalam kondisi sakit.
  • Koi yang baru saja dbeli dalam kondisi stres, terlepas dari manapun asal atau penjualnya. Meskipun telah dilakukan karantina sebelumnya oleh penjual, namun Koi tetap harus masuk karantina sebelum dimasukkan ke dalam kolam. Tujuannya adalah untuk mengkondisikan agar Koi terlepas dari stres, selain itu untuk memastikan bahwa Koi dalam kondisi sehat.
  • Memantau kondisi kesehatan Koi dapat dilakukan pada waktu pemberian pakan harian.
  • Jika ada tanda-tanda Koi sedang sakit, maka harus segera dilakukan tindakan yaitu dengan memindahkannya ke dalam bak karantina untuk dilakukan perawatan.
  • Mengganti air kolam secara rutin dan periodik misalnya seminggu sekali atau dua mingguan, dengan tujuan untuk mengurangi kadar Nitrat yang terlarut di dalam air kolam.
  • Ketika terjadi pergantian musim dari musim kemarau ke musim penghujan (pancaroba), khususnya untuk kolam kecil (kolam mini) yaitu yang berukuran kurang dari 6 M2 sebaiknya dibuatkan penutup kolam sementara untuk membatasi curah hujan yang langsung masuk kolam, jika terjadi hujan deras.
  • Pemberian pakan harian sebaiknya sesuai takaran, untuk menghindari over feeding (pemberian pakan berlebihan). Siapkan wadah khusus sebagai takaran pakan harian. Sebagai pedoman jumlah pakan yang dibutuhkan oleh Koi per hari adalah 2-3 % dari berat tubuhnya. Dengan memperkirakan total berat tubuh seluruh Koi yang ada, maka berat total Koi tersebut adalah sesuai dengan berat pakan yang dibuthkan Koi selama sebulan. Sebagai perkiraan, berat tubuh Koi berukuran 25-30 cm adalah sekitar 300 gram.
  • Terlalu banyak memelihara Koi dalam satu kolam dapat menambah beban kerja filter kolam dan mengganggu percepatan pertumbuhan Koi.
  • Jangan mengganti seluruh media filter secara sekaligus, tapi bertahap dengan selang waktu minimal sebulan kemudian.
  • Kolam Koi jangan di obok-obok, sebab Koi akan merasa terganggu dan mengakibatkan stres.
  • Sebaiknya tidak mencampur Koi yang berbeda ukuran secara signifikan, sebab Koi besar secara tidak sengaja dapat memakan Koi yang ukurannya terlalu kecil.

Buku GILA KOI – Buku Cara Memelihara Ikan Koi

  • Penggunaan batu Ziolite sebagai media filter sebaiknya bersifat sementara. Sebab kemampuan menyerap batu Ziolte terbatas dan apabila telah jenuh, maka ammonia yang telah terserap dapat terlepas kembali ke dalam air kolam jika kadar garam yang terlarut cukup tinggi. Pemakaian batu Ziolite disarankan untuk kolam yang baru dibangun. Setelah 6 bulan, angkat dang anti dengan media filter lainnya untuk menunjang kapasitas filter biologi.
  • Kolam yang baru dibangun belum dapat menghasilkan kualitas air yang dibutuhkan oleh Koi. Oleh sebab itu, pemilik kolam baru musti bersabar menunggu hingga kondisi filter telah matang (mature), minimal setelah 2 bulan, atau sudah tumbuh lumut pada dinding kolam. Selama 2 bulan tersebut, sebaiknya tidak membeli Koi terlalu banyak apalagi yang harganya mahal, sebab resiko kematian Koi pada kolam baru sangatlah besar.
  • Pemberian obat-obatan yang berlebihan ke dalam kolam Koi dapat mengganggu kinerja filter biologi.
  • Gunakan pakan khusus Koi dan hindari penggunaan pakan untuk ikan konsumsi sebab pakan Koi memang dibuat dengan memasukkan nutrisi yang dibutuhkan oleh Koi. Selain untuk pertumbuhan, Koi memerlukan pakan yang baik untuk perkembangan kualitas warnanya.
  • Jangan pernah menguras habis air kolam dan menggantinya dengan air baru, sebab Koi akan mengalami kondisi ekstrim akibat penggantian air dalam proporsi yang besar. Hal ini dapat mengakibatkan kematian Koi masal.
  • Gunakan obat dengan dosis yang tepat sesuai dengan penyakit Koi.

Artikel ini dikutip dari buku GILA KOI – Doni Bastian

Baca buku ini, niscaya anda menjadi pintar merawat koi..

Buku 50 Tips & Solusi Memelihara Koi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp chat