Jenis Ikan Nokturnal Atau Ikan Yang Hidup Di Malam Hari

Gilakoi.com – Ikan nokturnal merupakan ikan yang beraktifitas atau aktif pada waktu malam hari. Ikan nokturnal jika terkena cahaya lampu aquarium atau matahari biasanya akan kaget dan panik.

Keberadaan ikan nokturnal bisa bermacam-macam, ada yang ditemukan di perairan air tawar, air payau, dan air laut. Berikut jenis atau spesies ikan nokturnal yang paling sering dijumpai :

1. Longnose Gar

Sesuai dengan namanya, Longnose Gar ini memiliki fisik moncong yang panjang. Longnose Gar merupakan salah satu predator air di malam hari yang cukup unik, karena ia harus memutar tubuhnya terlebih dahulu sebelum menelan mangsanya.

Meskipun tergolong sebagai ikan pemangsa, namun Longnose Gar ini mempunyai karakter yang tidak terlalu agresif. Tak heran jika banyak pecinta ikan yang memeliharanya di aquarium.

2. Cardinalfish

Cardinalfish mempunyai ukuran tubuh yang cukup kecil, biasanya bersembunyi di belakang terumbu karang pada perairan Indo-Pasifik saat malam hari. Cardinalfish memiliki kepala dan mata yang besar dengan ukuran kurang lebih 5-20 cm. Diketahui, jenis ikan yang satu ini mencapai 200 spesies.

3. Porcupine Fish

Porcupine Fish adalah ikan yang sering banyak diburu oleh penyelam di malam hari. Bentuknya yang didominiasi duri halus dan mata yang besar membuat salah satu jenis-jenis ikan nokturnal ini banyak disukai oleh penyelam.

Tenang saja, meskipun mempunyai duri di tubuhnya namun Porcupine Fish tidak akan memangsa manusia. Porcupine Fish ini mencari makan di malam hari dan memangsa moluska (keong-keongan).

4. Scorpion Fish

Salah satu ikan nokturnal yang pandai berkamuflase adalah Scorpion Fish. Sama seperti bunglon, ikan ini dapat berkamuflase menyesuaikan dengan warna benda/bebatuan apa yang ia inginkan.

Kamuflase ini dilakukan untuk mengelabui predator dan mangsanya sendiri. Dijuluki Scorpion atau kalajengking karena ikan ini mempunyai duri yang mengandung racun dan bisa melumpuhkan mangsanya.

Read More

5. Squirrelfish

Squirrelfish mempunyai bentuk tubuh yang khas. Tubuhnya didominasi oleh warna oranye dengan bintik-bintik putih memanjang. Ukurannya pun bervariasi dari yang paling kecil (5 cm) hingga paling besar (50 cm).

Meskipun terlihat sebagai ikan yang cantik dengan corak putih di tubuhnya, namun Squirrelfish ini memiliki duri beracun di dekat insangnya. Duri ini akan menyebabkan sengatan yang cukup menyakitkan jika tersentuh.

6. Snappers atau Ikan Kakap

Sebenarnya tidak semua spesies dari Snappers berjenis nokturnal.  Snappers juga mudah ditemui oleh para penyelam malam. Kebanyakan dari snappers berburu udang-udangan (krustasea) dan ikan kecil. Warna ikan ini bervariasi, ada yang berwarna merah, silver, hingga kekuningan.

7. Moray Eel (Belut Moray)

Belut yang satu ini kerap bersembunyi di sela-sela bebatuan pada siang hari. Moray Eels merupakan karnivora yang memangsa ikan kecil, gurita, cumi, dan udang-udangan. Adapun binatang laut yang selalu memangsanya adalah ular laut dan barakuda.

Belut ini mempunyai rahang dengan gigi yang tajam. Meskipun tidak terlihat buas, namun hati-hati saja karena Moray Eels dapat menyerang manusia jika keadaannya merasa terganggu.

10. Wolf Fish

Wolf Fish adalah salah satu jenis-jenis ikan nokturnal air tawar yang sangat aktif pada mangsanya di malam hari. Bentuk Wolf Fish ini sekilas seperti ikan lele yang menyerupai batu, sehingga sangat mudah mengelabui mangsanya ketika berburu.

Ukuran Wolf Fish juga bisa dibilang cukup besar, ikan ini mampu hidup dengan bobot tubuh 40 kg dan panjang mencapai 120 cm.

11. Mangrove Jack

Mangrove Jack adalah ikan nokturnal air payau yang sering bersembunyi pada akar-akar mangrove/bakau dan bebatuan di siang hari. Meskipun tubuhnya tergolong besar, namun Mangrove Jack termasuk kedalam jenis ikan yang gesit dan lincah. Ia biasa memangsa udang-udangan dan siput-siputan di malam hari.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.