5 Fakta Barramundi, Ikan yang Penting untuk Dunia Kesehatan

Gilakoi.com – Masih membahas seputar ikan baramundi, apakah anda tahu tentang jenis ikan yang satu ini? ikan ini sangat populer dikalangan masyarak indonesia. dan Ikan kakap putih atau yang lebih dikenal sebagai barramundi (Lates calcarifer) adalah salah satu jenis ikan konsumsi yang terkenal. Ikan ini punya banyak sebutan, antara lain giant perchpalmer, atau Asian seabass.

Namun, sebenarnya ikan ini memiliki beberapa fakta yang mengejutkan. Barramundi ternyata merupakan salah satu jenis ikan yang memiliki sifat kanibal karena bisa memakan sesamanya. Selain itu, masih banyak fakta unik terkait barramundi yang sebaiknya kamu ketahui, bagi anda yang ingin mengetahuinya silahkan simak dibawah ini.

1. Panjang tubuh mencapai 2 meter

Barramundi merupakan salah satu jenis ikan yang berukuran besar. Dilansir Animal Diversity Webbarramundi bisa mencapai ukuran lebih dari 2 meter dengan berat badan hingga 55 kilogram.

Proses penangkapan ikan ini pun seringkali merepotkan karena mereka punya perlawanan yang gigih. Oleh karena itu, diperlukan usaha ekstra dan keterampilan khusus agar barramundi bisa ditangkap.

2. Migrasi ke kawasan air asin saat pemijahan

Ikan barramundi sebenarnya hidup di kawasan air tawar. Namun, ketika musim kawin telah tiba, ikan ini akan segera bermigrasi ke muara sungai, di mana salinitas biasanya lebih tinggi, untuk melakukan pemijahan. Oleh karena itu, ikan ini dikategorikan bersifat catadromous, seperti dilansir Animal Diversity Web.

Government of Western Australia menyebutkan bahwa barramundi betina bisa memproduksi hingga 40 juta telur saat proses pemijahan. Sayangnya, dari jumlah yang masif tersebut hanya ada 10 persen yang bisa bertahan hingga dewasa.

3. Seekor ikan dengan sifat kanibal

Government of Western Australia mengemukakan, ikan barramundi muda umumnya memakan ikan kecil, serangga air, dan udang. Ketika sudah beranjak dewasa, diet lebih terkhusus kepada ikan dan udang.

Namun, ternyata ikan ini memiliki sifat kanibal. Dilansir Animal Diversity Web, ikan barramundi memiliki mulut yang lebar, sehingga mampu menelan bulat-bulat seluruh mangsanya, termasuk sesama ikan barramundi sendiri.

4. Kandungan omega-3 lebih tinggi dari salmon

Asam lemak omega-3 adalah salah satu zat penting yang dibutuhkan tubuh untuk bisa bekerja normal. Mungkin selama ini kita mengetahui bahwa salmon adalah sumber yang baik untuk omega-3, tetapi ternyata barramundi bisa jadi pilihan yang lebih baik.

Read More

Livestrong melansir, setiap satu porsi barramundi mengandung sekitar 1 gram asam lemak omega-3. Jumlah ini 1,5 kali lebih banyak dibanding yang terkandung dalam salmon. Namun, biasanya yang mengandung asam lemak omega-3 tinggi adalah barramundi hasil budidaya.

5. Kulitnya penting untuk dunia mode

Selain dagingnya yang bernutrisi, ternyata kulit ikan barramundi bisa bernilai ekonomi tinggi. Kulit barramundi ternyata cukup populer sebagai bahan fashion item, seperti tas tangan, dompet, dan ikat pinggang.

Dilansir ABC News, kulit barramundi bisa dibuat menjadi berbagai jenis kerajinan karena luas permukaannya besar dan dinilai memberikan hasil konsisten. Oleh sebab itu, hampir seluruh bagian ikan dapat dimanfaatkan dengan baik.

Selain baik untuk konsumsi karena bernutrisi tinggi, ternyata kulitnya juga dapat digunakan untuk bahan fashion yang bagus. Tidak ada bagian yang terbuang sia-sia karena hampir seluruh bagian tubuhnya bisa dimanfaatkan dengan maksimal.

Itulah 5 Fakta Barramundi, Ikan yang Penting untuk Dunia Kesehatan, semoga informasi tersebut bisa menambah pengetahuan dan wawasan anda!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.