Fakta Isopod Raksasa, Kutu Laut yang Mirip Alien

Gilakoi.com – Pada kesempatan ini admin akan memberikan informasi mengenai Fakta Isopod Raksasa, Kutu Laut yang Mirip Alien, apakah anda tahu tentang jenis hewan laut yang satu ini?

Isopod raksasa (Bathynomus giganteus) adalah salah satu krustasea dan anggota keluarga isopod terbesar.  Meskipun terlihat seperti makhluk yang berasal dari film sci-fi, faktanya isopod raksasa merupakan makhluk hidup yang asli. Mereka hidup di laut, suatu tempat yang luas dan masih penuh misteri.

Setidaknya, misteri di balik isopod raksasa sudah terkuak. Berikut adalah tujuh fakta isopod raksasa, dilansir Aquarium of PacificMental Floss, dan berbagai situs lainnya.

1. Krustasea, bukan serangga

Sepintas, isopod raksasa terlihat seperti serangga. Di Indonesia, makhluk tersebut dipanggil dengan nama ‘kutu laut raksasa’. Di luar negeri, isopod raksasa sering disebut ‘kecoak laut’.

Kenyataannya, isopod raksasa adalah krustasea, bukan serangga. Krustasea adalah binatang air yang berkulit keras, seperti kepiting (Brachyura) dan udang (Caridea). Yang tidak disangka, isopod raksasa memiliki hubungan dan kemiripan dengan pill bugs (Armadillidiidae), makhluk yang sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Pill bugs juga sering dikaitkan dengan serangga, meskipun sejatinya mereka merupakan krustasea yang bersifat terestrial.

2. Hidup di dasar perairan

Dilansir Mental Flossisopod raksasa adalah bottom dwellers, yang didefinisikan sebagai makhluk hidup yang tinggal di dasar perairan. Mereka hidup di kedalaman 170 meter (zona sublitoral yang remang-remang) hingga 2.140 meter (zona batipelagis yang gelap gulita), bahkan bisa lebih dalam lagi.

Isopod raksasa lebih menyukai lantai lumpur atau tanah liat yang dapat dimanfaatkan sebagai tempat bersembunyi dan tempat berlindung.

Menurut Sea and Skymakhluk yang mirip pill bugs ini dapat ditemukan di sebagian besar lautan di dunia. Mereka juga bisa ditemukan di Samudra Pasifik.

Read More

3. Fenomena deep sea gigantism menjadi penyebab besarnya ukuran isopod raksasa

Jika dibandingkan dengan ‘teman’ dekatnya, pill bugs, ukuran isopod raksasa dapat dikatakan abnormal. Umumnya, ukuran panjang makhluk dengan nama ilmiah Bathynomus giganteus berada di kisaran 19 hingga 36 sentimeter. Akan tetapi, pernah ditemukan isopod dengan ukuran sepanjang 76,2 sentimeter.

Mengapa hal ini terjadi? Jawabannya adalah deep sea gigantism. Dikutip ZME Sciencedeep sea gigantism atau gigantisme laut dalam merupakan tendensi makhluk hidup laut dalam untuk tumbuh dengan ukuran yang jauh lebih besar daripada kerabatnya yang hidup di perairan dangkal. Fenomena ini kebanyakan dialami oleh invertebrata, binatang yang tidak bertulang punggung.

Penyebab perbedaan ukuran masih jadi misteri. Peneliti menduga bahwa ukuran yang besar merupakan cara adaptasi hewan dalam menghadapi tekanan laut dalam yang sangat besar. Selain isopod, hal ini juga dialami kepiting laba-laba Jepang (Macrocheira kaempferi) dan cumi-cumi raksasa (Architeuthis dux).

4. Bangkai menjadi santapan utama

Isopod raksasa merupakan krustasea karnivor yang memakan bangkai. Hal ini disebabkan sedikitnya makanan yang tersedia di laut dalam. Mereka memakan apapun yang ‘jatuh’ dari bagian laut yang lebih dangkal, seperti bangkai paus, ikan, dan cumi-cumi.

Tidak terbatas pada bangkai, krustasea ini juga diyakini bisa memakan hewan yang bergerak lambat, seperti teripang (Holothuroidea). Isopod raksasa menggunakan mulutnya yang kompleks untuk menusuk, mencabik, dan mengeluarkan isi perut mangsa. Mereka juga akan menggigit manusia, meski luka yang timbul tidak terlalu besar.

Kutu laut ini dapat bertahan lama tanpa makan. Salah satu isopod raksasa di Jepang tidak makan selama 5 tahun dan 43 hari sebelum akhirnya mati pada tahun 2014.

5. Meringkuk jadi bola saat terancam

Tenggiling (Pholidota), armadillo tiga ruas Brasil (Tolypeutes tricinctus), dan pill bugs merupakan jenis hewan yang meringkuk jadi bola saat terancam. Seperti ketiga hewan tersebut, isopod raksasa juga meringkuk demi menjaga bagian bawah tubuh yang lunak.

Mekanisme untuk berlindung ini juga digunakan untuk menjaga makanannya supaya tidak diambil oleh hewan lain.

6. Punya kesamaan dengan kucing?

Dari banyaknya hewan di muka bumi, siapa yang sangka bahwa isopod memiliki kemiripan dengan kucing (Felis catus)? Kesamaan antara kedua hewan ini terletak pada matanya.

Isopod raksasa dan kucing punya lapisan di bagian belakang mata bernama Tapetum lucidum. Lapisan ini memantulkan cahaya kembali melalui retina dan meningkatkan kemampuan untuk melihat di malam hari.Tapetum lucidum juga membuat mata isopod raksasa dan kucing tampak bersinar.

Meskipun dapat meningkatkan kemampuan untuk melihat di malam hari, nyatanya isopod raksasa lebih menggunakan kedua pasang antenanya untuk mengindra lingkungannya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.