Fakta Hiu Banteng, Lebih Berbahaya dari Hiu Putih Besar

Gilakoi.com – Pada kesempatan ini admin akan memberikan informasi mengenai Fakta Hiu Banteng, Lebih Berbahaya dari Hiu Putih Besar, Apakah anda tahu jenis ikan hiu banteng ini?

Hiu terkenal sebagai salah satu jenis ikan yang paling banyak ditakuti. Kasus gigitan hiu terhadap manusia senantiasa terjadi di seluruh dunia. Meskipun hiu menyerang manusia bukan untuk memangsa, namun gak bisa dipungkiri bahwa mereka memang hewan yang berbahaya dan sebaiknya dihindari.

Spesies hiu yang paling banyak ditakuti adalah hiu putih besar (Carcharodon carcharias). Hal itu wajar karena mereka merupakan hiu predator terbesar dan memang kerap menggigit manusia. Tapi ada spesies hiu lain yang kerap disebut-sebut lebih berbahaya dari mereka, yaitu hiu banteng. Apakah anda tahu alasannya?

Jika kalian ingin mengetahui faktanya, silahkan simak pembahasan mengenai Fakta Hiu Banteng, Lebih Berbahaya dari Hiu Putih Besar

1. Berukuran besar dan memiliki moncong pendek

Hiu banteng (Carcharhinus leucas) mendapatkan namanya dari karakteristik moncongnya yang pendek dan tumpul. Selain itu, mereka juga punya kebiasaan menyeruduk mangsanya seperti banteng sebelum memangsanya. Hiu banteng termasuk famili Carcharhinide yang juga mencakup hiu yang tak kalah ganas lainnya yaitu hiu macan.

Soal ukuran, hiu banteng memang kalah besar dibanding hiu macan yang bisa mencapai panjang 5 meter. Tapi ukuran mereka tetap cukup besar, yaitu maksimal 3,5 meter dan berat 315 kg, seperti dilansir laman Oceana. Namun rata-rata panjang mereka hanya mencapai 2,5 hingga 2,7 meter.

2. Bisa hidup di air payau dan air tawar

Hiu banteng memiliki persebaran yang cukup luas. Mereka bisa ditemukan di Amerika Utara hingga Selatan. Mereka juga ada di perairan Afrika, India, hingga ke Indonesia dan Australia. Habitat utama mereka adalah lautan tropis dan subtropis dengan rata-rata kedalaman 30 meter. Namun, mereka juga bisa hidup di air payau dan air tawar.

Itulah yang membuat hiu banteng sangat berbahaya bagi manusia, karena mereka bisa berenang hingga ke dekat pantai serta sungai, tempat di mana manusia sering berenang. Di beberapa sungai, mereka bahkan sering berkelana hingga jauh dari muara, misalnya di Sungai Nikaragua, Sungai Zambezi, serta Sungai Mississippi.

Hiu banteng terutama akan memasuki perairan payau dan air tawar saat akan melahirkan. Animal Diversity menyebut bahwa seteleh lahir, anak hiu banteng juga akan berdiam di kawasan tersebut hingga temperaturnya mendingin. Baru setelah itu mereka akan pergi ke laut.

Read More

3. Memiliki karakter yang agresif

Selain karena bisa memasuki lautan dangkal dan sungai, hiu banteng juga sangat berbahaya karena memiliki karakter yang agresif. Banyak akuarium di tempat hiburan memilih untuk tidak menampilkan hiu ini karena mereka akan menghabiskan ikan-ikan lain di akuarium tersebut.

Karena habitat yang fleksibel serta karakter agresifnya, National Geographic menyebut bahwa hiu banteng sering dianggap sebagai hiu paling berbahaya di dunia. International Shark Attack File mencatat bahwa serangan hiu banteng berada di urutan ketiga terbanyak di dunia, di bawah hiu putih besar dan hiu macan.

Laman Oceana menyebut bahwa sebagian besar serangan hiu banteng justru terjadi di sungai, bukan di laut. Sebenarnya, manusia bukanlah mangsa hiu banteng. Ketika menggigit, mereka sebenarnya hanya salah mengira manusia sebagai mangsanya. Namun meski tidak sengaja, tetap saja gigitan mereka bisa berakibat fatal bagi korbannya.

4. Memakan segala jenis hewan

Dengan perangainya yang agresif, tak heran jika hiu banteng suka memangsa berbagai jenis hewan. Mangsa mereka mencakup berbagai jenis ikan, krustasea, moluska, burung laut, penyu, mamalia laut maupun darat, serta spesies hiu lain. Bahkan, mereka juga suka melakukan kanibalisme terhadap spesiesnya sendiri!

5. Terancam oleh manusia

Meski hiu banteng sangat berbahaya bagi manusia, sebenarnya manusialah yang lebih berbahaya bagi hiu banteng. Status mereka saat ini hampir terancam, dan populasinya terus mengalami penurunan. Sebabnya adalah hiu ini sering diburu untuk diambil sirip dan minyaknya.

Selain itu, hiu banteng juga kadang mati karena terjerat jaring nelayan tanpa sengaja. Mereka juga kerap diburu dan dibunuh untuk meningkatkan keamanan pantai atau perairan lainnya. Jika hal-hal itu terus terjadi, maka populasi hiu banteng akan terus berkurang dan terancam punah.

Itulah artikel mengenai Fakta Hiu Banteng, Lebih Berbahaya dari Hiu Putih Besar, semoga bermanfaat!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.