Mengenal Ikan Kakap Putih

Gilakoi.com – Diartikel sebelumnya admin sudah memberikan informasi mengenai ikan kakap merah yang memiliki banyak peminatnya dan juga manfaatnya, dan dikesempatan ini juga damin akan membahas mengenai ikan kakap merah. ikan ini juga sama merupakan jenis ikan populer karena memiliki citarasa yang enak dan lezat.

Ikan kakap putih merupakan salah satu komoditas budidaya laut unggulan di Indonesia, karena memiliki pertumbuhan yang relatif cepat. Pertumbuhan kakap putih dapat mencapai laju pertumbuhan harian sebesar 0,51%/hari. Kelangsungan hidup dapat mencapai 86%, dan mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan budiday.

Ikan kakap putih mempunyai nilai ekonomis tinggi, baik untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negri maupun luar negeri. Ikan kakap putih, merupakan ikan yang mempunyai nilai ekonomis yang penting. Sebagai salah satu komoditas ekspor, permintaan jenis ikan ini cukup tinggi dipasar luar negeri.

Klasifikasi Ikan Kakap Putih :

  • Kingdom : Animalia
  • Filum : Chordata
  • Kelas : Pisces
  • Subkelas : Teleostei
  • biota
  • Ordo : Percomorphi
  • Famili : Centropomidae
  • Genus :Lates
  • Spesies : Lates calcarifer.

kan kakap putih memiliki bentuk badan memanjang, gepeng, batang sirip ekor lebar dengan bentuk bulat, mata berwarna merah cemerlang, bukaan mulut lebar sedikit serong dengan gigi-gigi halusdan tidak memiliki taring, terdapat lubang kuping bergerigi pada bagian penutup insang, sirip punggung terdiri dari jari-jari keras sebanyak 3 buah dan jari-jari lemah sebanyak 7-8 buah.

Ikan kakap putih yang berumur 1-3 bulan berwarna terang, selanjutnya ikan kakap putih yang melewati umur 3 bulan akan berubah menjadi keabu-abuan dengan sirip berwarna gelap. Badan atau sirip tidak terdapat corak bintik-bintik.

Habitat ikan kakap putih

Habitat ikan kakap putih berada di sungai, danau, muara dan perairan pesisir. Ikan kakap putih di alam memakan krustacea dan ikan-ikan kecil. Pemijahan ikan kakap putih terjadi di muara sungai, di hilir muara atau sekitar tanjung pesisir. Ikan kakap putih bertelur setelah bulan purnama dan bulan baru. Kegiatan pemijahan bergantung dengan musim dan pasang surut air laut yang membantu penyebaran telur dan larva ke muara.

Daerah sebaran kakap putih di daerah tropis dan subtropis, daerah pasifik Barat dan Samudera Hindia, yang meliputi : Australia, Papua New Guinea, Indonesia, Philipina, Jepang, China, Vietnam, Kamboja, Thailand, Malaysia, Singapura, Bangladesh, India, Srilangka, Pakistan, Iran, Oman dan negara-negara disekitar laut Arab. Penyebaran kakap putih di Indonesia terutama terdapat di pantai utara Jawa, di sepanjang perairan pantai Sumatera bagian timur, Kalimantan, Sulawesi Selatan dan Arafuru.

Read More

Ikan kakap putih juga mempunyai toleransi yang cukup besar terhadap variasi kadar garam (euryhaline) dan merupakan ikan katadromous dibesarkan di air tawar dan kawin di air laut, Sifat-sifat inilah sehingga ikan kakap dapat dibudidayakan di laut, tambak maupun kolam air tawar.

Setelah dewasa ikan ini bermigrasi ke muara sungai dengan keadaan kadar garam 25 – 30 permil, dalam kondisi air payau, gonad ikan kakap putih ini berkembang dengan baik. Perkawinannya sangat dipengaruhi oleh peredaran bulan, yakni pada permulaan bulan gelap atau bulan penuh bersamaan dengan datangnya air pasang.

Ikan kakap putih betina mulai dewasa setelah mencapai berat 4 – 6 kg, sedangkan yang jantan menjadi dewasa setelah mencapai berat badan 3 kg. Jumlah telur bervariasi mengikuti berat badan. Induk ikan seberat 5 – 11 kg dapat menghasilkan telur sebanyak 2 – 7 juta butir, dengan ukuran telur antara 0,4 – 0,5 mm. Dalam waktu 18 jam setelah pembuahan telur menetas menjadi larva dengan ukuran rata-rata 1,49 mm. Dalam waktu sekitar 30 hari maka larva akan tumbuh menjadi burayak yang berukuran antara 1,3 – 1,7 cm.

Itulah informasi mengenai Ikan Kakap Putih, semoga informasi tersebut dapat bermanfaat untuk anda.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.