Mengenal Ikan Chana Asiatica, Ikan Gabus Asal China

Gilakoi.com – Bagi para pecinta ikan hias tentunya tahu dengan jenis ikan yang satu ini, ya ikan chana asiatica, ikan ini merupakan salah satu ikan hias air tawar yang populer dikalangan para pecinta ikan hias di indonesia.

Nama lain dari ikan Chana Asiatica ini adalah small snakehead atau gabus kecil. Jenis ikan gabus ini merupakan salah satu dari empat jenis gabus lainnya yang berasal dari negara China. ikan chana yang satu ini memiliki 2 jenis dan memiliki karakter yang berbeda. yaitu ikan channa asiatica white spot, dan ikan channa asiatica red spot.

Habitat Ikan Chana Asiatica

Ikan chana asiatica ini berasal dari negri china, dan habitatnya ikan ini hidup di wilayah yang lembab seperti hutan hujan, kolam, danau. Mereka tinggal di tempat yang pergerakan arusnya lumayan lambat, seperti di lembah sungai Chang Jiang (Yangtze) dan juga ditemukan di lembah sungai Xun yang berada di provinsi Guangxi dan Guangdong.

Ikan ini mampu hidup di alam liar yang memiliki suhu air 22 hingga 28 derajat Celcius dengan kadar pH 6 hingga 7,5. Walaupun berasal dari negara sub tropis, ikan ini sangat mudah beradaptasi di negara yang memiliki iklim tropis.

Ciri-ciri Ikan Chana Asiatica

Untuk fisiknya ikan chana ini sama dengan ikan gabus lainnya, namun yang membedakan ikan tersebut adalah corok dan warnanya, Ikan ini memiliki warna dasar abu-abu, hitam, dan cokelat. Sedangkan untuk warna bintik-bintik di tubuhnya terdiri dari cokelat muda, biru muda, dan putih.

Ada sedikit perbedaan antara ikan chana asiatica jantan dan betina, Ikan jantan dan betina memiliki bentuk dan ukuran fisik yang berbeda. Ikan yang jantan memiliki sirip dubur dan sirip punggung yang ukurannya lebih panjang dan bintik-bintiknya berwarna perak. Ukuran dari bintik ini lebih besar dari siripnya. Sementara untuk betina, perutnya agak sedikit lebih buncit.

Karakteristik

Karena ikan ini hidup ditempat yang lembab, maka menyebabkan ikan ini sudah kebal dengan kondisi hipoksia. Hipoksia merupakan kondisi dimana kurangnya kadar oksigen dalam tubuh. Demi mengatasi kondisi tersebut, dia akan berenang naik ke permukaan air untuk menghirup oksigen. pada saat ikan ini masih kecil, ikan ini sangat jinak, namun pada saat sudah dewasa ikan tersebut akan lebih agresif, mereka akan saling membunuh satu sama lain. Maka dari itu, jangan menempatkan ikan ini dalam satu akuarium, sebaiknya ditempatkan di akuarium yang berbeda.

Makanan

Ikan chana ini merupakan ikan predator, jadi ikan ini bisa memakan apa saja yang hidup di air yang ukurannya lebih kecil dari ikan tersebut, seperti ikan-ikan kecil, serangga dan lain sebagainya. namun apabila ikan ini sudah dipelihara dipenangkaran, ikan tersbut bisa memakan pakan buatan yang sudah mati seperti potongan ikan, udang, cacing tanah. dan lain sebagainnya.

Harga Channa Asiatica

Dipasaran harga ikan chana asiatica sangat beragam, namun mahal dan murahnya ikan tersebut tergantung dari kualitas ikan itu sendiri. Untuk ikan yang masih bayi biasanya dijual dengan harga Rp 100.000. Sedangkan ikan yang sudah dewasa, harganya berkisar Rp 165.000 hingga Rp 900.000

Read More

Demikianlah informasi yang dapat admin sampaikan mengenai Ikan Chana Asiatica, Ikan Gabus Asal China ini, semoga bermanfaat bagi anda yang ingin memelihara ikan tersebut.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.