Cara Menghitung Jumlah Bioball Untuk Kolam Koi

jumlah bioball

Dalam membangun sistem filter pada kolam koi, diperlukan perhitungan yang tepat khususnya dalam rangka memanfaatkan efetifitas filter biologi untuk mengeliminasi ammonia. Bagi pemelihara koi, tentu tak asing lagi dengan Bioball, sebagai salah satu media favorit yang digunakan sebagai media filter.

Mengapa memilih Bioball?

Banyak sekali jenis media yang bisa digunakan dalam proses filter biologi selain bioball antara lain;

  • Jap mat
  • Brush (sikat)
  • Kaldnes
  • Lava Rock
  • Crystal Bio
  • BioHome
  • dll

Memang, beberapa media tersebut dinilai lebih bagus daripada bioball karena memiliki rongga yang lebih banyak, yaitu Kaldnes, Crystal Bio dan Biohome, namun dari segi harga, sangatlah mahal jika dibandingkan dengan harga Bioball.

Oleh sebab itulah maka banyak para pemilik kolam koi cukup memanfaatkan Bioball sebagai salah satu komponen medianya.

Apakah Bioball cukup efektif digunakan?

Ya. Asalkan anda tau bagaimana cara menggunakannya dan sebarapa banyak butiran bioball yang diperlukan untuk kolam anda. Dalam jumlah tertentu, Bioball diyakini cukup efektif digunakan sebagai rumah atau tempat tinggal koloni bakteri nitrifikasi yang bermanfaat untuk mengurai Ammonia menjadi Nitrit dan Nitrat.

Berapa jumlah Bioball yang diperlukan untuk Kolam koi anda?

Banyak yang keliru dalam menafsirkan penggunaan bioball ini. Mereka hanya memperkirakan saja dan tak pernah menghitung dengan tepat, berapa banyak bioball sesungguhnya yang diperlukan untuk sebuah kolam koi. Mungkin kurangnya pengetahuan atau merasa tak perlu.

Jika anda ingin mengetahui lebih lanjut perihal kapasitas bioball,  anda dapat membaca ulasannya berikut ini :

Sebagaimana diketahui, Bioball di ciptakan sebagai rumah bakteri. Pertanyaannya adalah seberapa luas area pada bioball yang bisa dihuni oleh bakteri? Ini adalah pertanyaan yang mendasar. Sebab bagaimana kita bisa menghitung jumlah bioball yang diperlukan jika kita tidak tau berapakah kapasitas untuk sebuah bioball itu sendiri.

Spesific Surface Area (SSA)

Sebutir bioball memiliki ruang untuk tempat tinggal bakteri atau yang lebih populer dikenal dengan istilah Spesific Surface Area (SSA). Tak hanya Bioball, semua jenis media filter tentu punya nilai SSA tersendiri.  SSA dihitung berdasarkan luas permukaan pada suatu media filter yang mana dapat dihuni oleh koloni bakteri.

Untuk jenis  Bioball yang biasa anda gunakan yaitu dengan diameter sekitar 2.5 – 3 cm, nilai SSAnya adalah sekitar 222 M2 per m3. Sedangkan pada setiap m3 bioball terdiri dari sekitar 7.500 butir bioball. Dengan demikian, sebutir biobal memiliki SSA sekitar 30 cm2, artinya pada sebutir bioball memiliki area yang bisa digunakan sebagai rumah makteri seluas 30 cm2.

Sampai disini anda tentu sudah memiliki gambaran, seberapa kapasitas sebutir bioball yang bisa digunakan untuk media filter.

Efektifitas bakteri nitrifikasi dalam mengurai ammonia

Pertanyaan selanjutnya adalah, seberapa efektif koloni bakteri nitrifikasi dapat mengurai Ammonia?.  Dari hasil penelitian yang pernah dilakukan, koloni bakteri yang berada pada area 1 meter2 dapat mengurai ammonia antara 0.2 -2 gr per hari.

Ammonia dihasilkan pada setiap pemberian pakan.

Ini adalah hal yang sangat penting diketahui, yaitu bahwa jika anda memberi pakan pada koi maka selanjutnya koi akan mengeluarkan kotoran yang mengandung ammonia.  Untuk mengetahui berapa banyak ammonia yang dihasilkan sebagai dampak pemberian pakan koi, dipengaruhi oleh beberapa komponen  yaitu :

a. Berat pakan yang diberikan

b. Kadar Protein pada pakan

c. Kadar Nitrogen

a. Berat pakan yang diberikan

Memberi pakan kepada koi idealnya adalah antara 1-2 % per hari, dihitung dari berat badan koi. Jangan pernah memberi pakan berlebihan (over feeding) sebab percuma saja karena terbuang sia-sia dan justru menambah beban kerja filter anda.

Jika anda ingin menghitung berapa jumlah pakan harian yang dibutuhkan koi anda (dalam gr), adalah dengan memperkirakan berapa berat badan semua koi anda (dalam gr) kemudian dikalikan 2 % maksimal.

Untuk memudahkan anda memperkirakan berat badan koi, dapat dilihat pada tabel berikut ini :

 

b. Kadar Protein pada pakan

Setiap jenis pakan (tergantung merk) tentu memiliki komposisi nutrisi yang berbeda-beda. Biasanya kompoisi nutrisi pakan tertulis pada label yang tertera pada bungkus pakan tersebut. Perhatikan dengan cermat, berapa % kandungan protein dari pakan koi. Mengapa demikian?

Sebab protein yang terkandung pada pakan koi berpotensi menghasilkan ammonia yang dikeluarkan bersama kotoran koi. Biasanya, pada pakan yang digunakan untuk mempercepat pertumbuhan badan koi, kadar proteinnya cukup tinggi yaitu diatas 40%. Harap dicatat, semakin tinggi kadar protein pada pakan, maka semakin besar pula ammonia yang dihasilkan.

c. Kadar Nitrogen (16 %)

Dalam proses metabolisme di dalam tubuh koi, senyawa protein yang ada di dalam pakan akan diproses menjadi Nitrogen (N). Jumlah Nitrogen yang dihasilkan pada proses metabolisme adalah sebesar 16% dari jumlah protein yang ada.

Nitrogen tersebut (16%) setelah melalui proses metabolisme koi,  kemudian terbuang sebesar 61 %, yaitu dengan rincian 6 % tidak terproses, dan 55 % terbuang bersama kotoran koi).

Setiap gr Nitrogen yang terbuang akan menghasilkan 1,2 gr ammonia.

Formula perhitungan :

Sebagai contoh  soal, misalnya dalam pemberian pakan per hari 200 gr, maka perhitungan jumlah ammonia yang dihasilkan adalah sebesar 7,5 gr ammonia

Menghitung kebutuhan Bioball :

Dari uraian diatas, anda bisa menghitung sendiri, berapa jumlah bioball yang diperlukan untuk media filter kolam anda. Untuk memudahkannya, anda dapat menggunakan formula berikut ini :


 

Catatan:

Formula ini hanya untuk membantu anda memperkirakan, apakah jumlah bioball di dalam ruang filter anda sudah sesuai dengan kapasitas yang diperlukan.

Demikianlah semoga bermanfaat.

#donibastian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp chat