Cara Budidaya Ikan Gurame Supaya Cepat Panen

Gilakoi.com – Masih membahas mengenai budidaya ikan air tawar, dan artikel kali ini admin akan membahas informasi mengenai cara budidaya ikan gurame supaya cepat panen. anda tentunya tahu ikan gurame bukan?

Ikan gurame merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang paling banyak digemari oleh masyarakat, selain cita rasanya yang enak dan lezat ikan ini bisa berukuran besar, berbeda dengan ikan mujair yang besarnya hampir rata-rata.

Banyaknya peminat dan permintaan ikan gurame dipasaran membuat orang-orang membudidayakan ikan tersebut, jika anda ingin mengetahui cara budidaya ikan yang satu ini silahkan simak artikel ini sampai selesai.

Cara Budidaya Ikan Gurame untuk Pemula

1. Memilih Induk

Langkah pertama dalam ternak gurame adalah memilih induk yang siap berbuah. Biasanya, induk yang telah siap berbuah adalah ikan gurame yang berumur tiga sampai tujuh tahun.

Lalu, bagaimana membedakan induk ikan gurame jantan dan betina?

Induk ikan gurame betina memiliki karakteristik sebagai berikut :

  • Tidak memiliki tonjolan di dahi.
  • Warna tubuh lebih terang.
  • Tubuh lebih panjang daripada jantan.
  • Bentuk perut bulat.
  • Sirip dada berwarna gelap dan kehitaman.
  • Sementara, ciri-ciri induk ikan gurame jantan adalah :
  • Perut dekat anus.
  • Warna badan lebih gelap dan agak pucat.
  • Terdapat tonjolan di dahi.
  • Gerakan lebih lincah dibandingkan betina.

Meski terdapat perbedaan, baik induk jantan dan betina yang telah siap berbuah memiliki beberapa persamaan karakteristik, di antaranya adalah :

  • Perut membesar ke arah belakang.
  • Perut lebih lembek.
  • Anus tampak berwarna putih kemerahan.

2. Membuat Sarang Ternak Gurame

Sarang ikan gurame ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan telur ikan gurame. Sarang bisa kamu buat dari pakis, rajutan karung, atau sabut kelapa. Buatlah anyaman tali di ujung kolam, lalu letakkan bahan sarang tersebut di atasnya. Hal ini akan memudahkan induk jantan membuat sarangnya sendiri. Siapkan juga rumput kering atau ijuk agar induk betina dapat menutup lubang telur.

3. Cara Mengawinkan Ikan Gurame

Supaya jumlah ikan gurame semakin banyak, tentu kamu harus mengawinkan induk jantan dan induk betinanya.

Read More

berikut adalah cara mengawinkan indukan ikan gurame :

  • Masukkanlah induk gurame ke kolam pemijahan.
  • Pastikan jumlah induk betina lebih banyak dibanding induk jantan dengan rasio 1:3.
  • Dalam waktu sekira 15 hari, induk jantan akan membuat sarang menggunakan bahan yang sudah kamu siapkan.
  • Setelah sarang siap, induk jantan akan membuahi induk betina.
  • Kemudian, induk betina akan menutup lubang sarang menggunakan rumput kering yang telah kamu siapkan sebelumnya.
  • Induk betina akan mengibaskan sirip ke sarang untuk memperlancar aliran oksigen dan membantu proses penetasan telur.
  • Sementara induk betina menjaga sarang, induk jantan akan membuat sarang lainnya untuk membuahi induk betina yang lain.

4. Merawat Telur Ikan Gurame

Sebelum mengambil telur hasil pemijahan, pastikan telur telah matang. Ciri-ciri telur ikan gurame yang matang adalah terdapat minyak di atas sarang pemijahan dan tercium bau amis pada telur.

Kemudian, lakukanlah hal ini pada telur ikan gurame :

  • Ambil sarang yang berisi telur ikan gurame menggunakan ember berisi air.
  • Bersihkan telur sampai bersih.
  • Kemudian, pisahkan telur dengan sarang dan masukkan ke dalam sebuah wadah.
  • Berikan telur tersebut suplemen untuk mencegah hama penyakit.
  • Masukkanlah telur yang telah bersih ke dalam bak penetasan.

Biasanya telur akan menetas dalam waktu tiga hari. Biarkan benih ikan gurame berada di bak penetasan selama 10 hari. Pada hari ke-11, pindahkan benih tersebut ke bak pembenihan.

5. Pembenihan

Salah satu cara budidaya ikan gurame agar cepat besar adalah melakukan pendederan atau pembenihan yang baik. Untuk pembenihan, siapkanlah bak khusus.

Ukuran bak tersebut bisa kamu sesuaikan untuk kebutuhan. Sebagai contoh, jika memiliki 2.000 benih ikan, kamu perlu bak berukuran 2,5 meter x 4,5 meter. Pembenihan biasa dilakukan selama 14 hari. Jangan lupa memberi makan benih ikan gurame menggunakan ikan daphnia.

6. Membuat Kolam Budidaya Ikan Gurame

Kamu tidak perlu membuat kolam dari beton karena budidaya ikan gurame di kolam terpal bisa dilakukan secara mudah. Kamu bisa membeli terpal di toko alat pertanian.

Alternatif lainnya, kamu bisa menggunakan plastik yang cukup tebal dan transparan. Setelah membeli terpal atau plastik, kamu harus membuat dinding sebagai penopang kolam ikan.

Tumpukan batu bata tersebut maksimal berukuran panjang 4 meter, lebar 2 meter, dan tinggi 1 meter. Setelah membuat dinding dari tumpukan batu bata, letakkanlah terpal atau plastik pada dinding dan dasar kolam.

7. Teknik Pengisian Air Kolam

Setelah membuat kolam, isilah kolam ternak gurame dengan air. Perhatikanlah volume air pada kolam, jangan sampai ketinggian air kurang dari 50-75 cm.

Setelah kolam terisi, kamu tidak bisa langsung mengisi kolam tersebut dengan benih ikan gurame. Tunggulah selama satu minggu, baru kemudian masukkan bibit ikan gurame berusia dua bulan. Usia dua bulan adalah usia yang cukup untuk ikan gurame bisa bertahan pada cuaca dan suhu kolam terpal.

8. Jumlah Benih Harus Proporsional

Bibit ikan gurame yang dapat kamu pelihara dalam satu kolam adalah sekira 200 ekor. Jangan taruh bibit ikan gurame dalam jumlah terlalu banyak agar saat ikan tetap bergerak leluas saat tumbuh.

9. Memberi Pakan Ikan Gurame

Cara budidaya ikan gurame agar cepat besar adalah dengan memberi pakan yang berkualitas. Untuk ikan gurame kecil, kamu bisa memberinya pakan berupa zooplankton.

Sementara, untuk ikan gurame dewasa, kamu bisa memberinya makanan dari tumbuhan atau hewan. Pakan dari tumbuhan di antaranya adalah bekatul (dedak halus dan kasar), daun pepaya, daun singkong, daun lamtoro. rumput kering yang difermentasi, tebok pisang yang dicincang dan daun pisang, serta ampas tahu.

Sementara, pakan yang berasal dari hewan di antaranya adalah ikan teri, bekicot, cacing tanah, dan belalang.

10. Panen Ikan Gurame

Biasanya, masa budidaya ikan gurame sebelum panen cukup beragam, yaitu sekira lima sampai 12 bulan. Saat sudah panen, pastikanlah bobot ikan gurame berkisar 7 ons sampai 1 kilogram.

Jika di awal masa pembudidayaan menaruh bibit ikan gurame seberat 2,5 ons, kamu membutuhkan waktu sekira lebih dari lima bulan hingga masa panen datang.

Demikianlah Cara Budidaya Ikan Gurame Supaya Cepat Panen yang dapat kami sampaikan, informasi tersebut kami ambil dari berbagai sumber. semoga bermanfaat!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.