Panduan Lengkap Budidaya Ikan Guppy

Gilakoi.com – Pada kesempatan kali ini admin akan membehas informasi mengenai cara budidaya ikan gupy secara lengkap. Anda tentunya tahu ikan guppy, ikan ini merupakan salah satu jenis ikan hias air taar yang paling banyak peminatnya. karena perawatannya sangat mudah dan harganyapun cukup murah, maka dari itulah banyak yang membudidayakan ikan tersebut.

Jneis – jenis ikan igupy sangatlah banyak, untuk pembahasan jenis ikan guppy sudah admin sampaikan di artikel sebelumnya. sekarang admin akan fkus memberikan panduan budidaya ikan guppy secara lengkap.

Cara Membudidayakan Ikan Guppy

Ikan guppy berasal dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan pada tahun 1866, kemudian masuk ke Indonesia pada sekitar tahun 1920, guppy dijuluki sebagai million fish yang mudah dibudidayakan serta cepat berkembang biak. Karena kemudahannya untuk dibudidayakan tersebut, ikan guppy menjadi salah satu jenis ikan hias air tawar yang sering dibudidayakan dan memiliki nilai ekonomi yang cukup menggiurkan.

Dengan perkembangan ikan hias yang semakin menjanjikan dengan pertumbuhan nilai perdagangannya di atas 14% per tahun, membuat peluang bisnis ini semakin besar dan memperluas beragam varian jenis ikan seperti albino, kumpay/slayer, dan beragam warna mutasi yang dibahas secara lengkap pada buku Sukses Budi Daya Ikan Hias Air Tawar.

Apabila Anda tertarik untuk membudidayakan ikan guppy, Anda perlu mengikuti tahapan serta cara-cara berikut ini.

1. Memilih indukan ikan guppy yang bagus

Apabila Anda ingin membudidayakan ikan guppy, tentu Anda perlu untuk mengawinkan indukan ikan agar jumlah budidaya ikan Anda bertambah. Namun untuk ikan guppy, Anda perlu fokus pada kualitas daripada kuantitas ikan, karena ikan guppy akan laku di pasaran apabila memiliki penampilan yang menarik.

Memilih indukan yang baik merupakan tahapan pertama, agar Anda dapat mengawinkan induk dan menghasilkan anakan yang bagus pula. Indukan guppy betina yang bagus memiliki badan bulat dengan warna kusam dan pasif di dalam air, guppy betina cenderung lebih suka berdiam diri di bagian dasar maupun permukaan akuarium. Sedangkan guppy jantan yang bagus memiliki warna yang lebih cerah dibandingkan guppy betina dan bertubuh lebih langsing.

Agar Anda mendapatkan anakan guppy yang bagus, Anda perlu memilih indukan guppy dengan ciri-ciri di atas serta berumur minimal 4 bulan. Selain memerhatikan ciri-ciri indukan ikan guppy yang bagus, Anda perlu memerhatikan bahwa badan ikan tidak memiliki bopeng atau cacat serta guppy sehat. Indikator keberhasilan budidaya guppy adalah ikan jantan guppy.

Setiap jenis ikan sendiri memiliki teknik yang berbeda untuk dikembang biakan. Oleh sebab itu diperlukannya keterampilan dan ketelitian. Simak berbagai informasi penting terkait hal tersebut pada buku Budi Daya Ikan Hias Air Tawar.

Read More

2. Menyiapkan tempat untuk membudidayakan ikan guppy

Setelah memilih indukan dengan kualitas yang bagus, langkah selanjutnya adalah menyiapkan tempat untuk budidaya ikan guppy, Anda dapat memanfaatkan ember sebagai tempat untuk budidaya ikan guppy, Anda juga dapat menggunakan akuarium, aerator serta tanaman air.

Tempat tersebut memiliki beberapa fungsi, yaitu sebagai tempat untuk memisahkan indukan jantan serta betina, sebagai tempat pemijahan, sebagai tempat pemijahan, tempat penetasan telur serta tempat untuk pendederan.

Luas serta ukuran tempat budidaya ikan guppy dapat Anda sesuaikan dengan jumlah serta keperluan ikan guppy, Anda perlu memerhatikan situasi serta kepadatan habitat. Jangan menaruh terlalu banyak ikan dan bibit agar ikan guppy dapat berenang dengan leluasa. Anda dapat menggunakan berbagai macam tempat dengan ketinggian minimum 30 cm.

3. Memisahkan indukan betina serta jantan

Anda perlu memisahkan ikan guppy betina dengan ikan guppy jantan sebelum melakukan pemijahan dalam tempat yang berbeda. Selain memisahkan guppy jantan serta betina Anda perlu mengganti air selama 1 hingga 3 hari sekali dan mengganti air sekitar sepertiganya saja.

Setelah memisahkan ikan jantan dan betina, Anda tetap perlu memberikan makanan secara rutin seperti biada, yaitu sebanyak dua kali sehari. Memberikan makanan secara rutin dapat menghasilkan indukan guppy yang sehat dan baik selama proses pemijahan.

4. Mengawinkan ikan guppy

Setelah memisahkan indukan jantan dan betina serta merawat keduanya dengan baik, Anda dapat mengawinkan atau melakukan pemijahan terhadap ikan guppy. Anda dapat mengisi tempat budidaya sebagai wadah pemijahan dengan air bersih setinggi 30 cm lalu mengendapkan selama minimal satu hari, agar proses beranak lebih cepat.

Pada pagi hari, Anda perlu memuaskan guppy betina ke dalam tempat yang telah berisi air bersih. Pada sore hari Anda dapat memasukan guppy jantan dan melakukan pemijahan selama 4 hingga 7 hari.

Selanjutnya, Anda dapat memasukan indukan betina dan jantan dengan perbandingan 5:1, Anda perlu memasukan ikan guppy jantan lebih banyak dibandingkan ikan guppy betina, selama proses pemijahan ke dalam tempat yang dapat menampung setidaknya 30 ekor induk guppy.

Proses pemijahan ini perlu memakan waktu selama kurang lebih 3 hingga 4 minggu hingga embrio guppy lahir. Anda perlu memerhatika proses pemijahan, karena apabila Anda telah melihat guppy betina yang telah dibuahi Anda perlu segera memindahkan guppy betina tersebut.

5. Penetasan benih ikan guppy

Setelah proses pemijahan selesai, Anda perlu memisahkan induk yang telah dibuahi serta mengisi air dan melengkapi aerasi pada tempat untuk proses penetasan benih.

Anda perlu menempatkan larva ikan guppy dengan hati-hati agar tidak mengganggu larva ikan. Selain itu Anda perlu membuang sekitar satu per tiga air dengan air yang bersih setiap 1 hingga 3 kali sehari.

6. Pendederan ikan guppy

Pada tahap pendederan, Anda perlu menaruh ikan guppy pada tempat yang terbuka agar ikan guppy tidak cepat mati. Selain pada tempat terbuka, Anda perlu menempatkan wadah tersebut pada area yang terkena sinar matahari agar warna ikan guppy terbentuk.

Selain menaruh pada tempat terbuka dan terkena sinar matahari, Anda perlu memberikan beberapa tanaman air sebagai tempat untuk berteduh. Anda dapat menaruh tanaman eceng gondok atau hydrilla.

Anda perlu memberikan pakan yang sesuai selama masa pendederan. Untuk anakan yang berusia 5 hari Anda dapat memberikan infusoria, sedangkan untuk anakan yang berusia lebih dari 5 hari Anda dapat memberikan kutu air atau udang renik.

Setelah sedikit dewasa yaitu anakan ikan menyentuh usia 20 hari, Anda dapat memberikan cacing sutra atau cacing rambut. Anda dapat mengetahui jenis kelamin guppy setelah usia ikan mencapai 20 hari.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.