Cara Pemijahan Ikan Arwana Super Red Secara Alami

Gilakoi.com – Diartikel sebelumnya admin sudah memberikan informasi mengenai cara budidaya ikan arwana, Dan dikesempatan ini juga admin akan membahas Tips atau Cara Pemijahan Ikan Arwana Super Red Secara Alami. apakah anda sudah tahu dengan cara pemjihan ikan arwana? jika belum yuk simak.

Ikan Arwana super red merupakan ikan yang memiliki warna dan bentuk yang mengagumkan. Ikan jenis ini banyakdicari oleh kolektor ikan hias karena dianggap dapat mendatangkan hoki. Permintaan pasar yang terus meningkat tidak dibarengi dengan meningkatnya produksi ikan dari produsen.

Cara Pemijahan Ikan Arwana Super Red Secara Alami

Persiapan Kolam Pemijahan Arwana

Kolam ikan arwana yang baik memiliki jenis tanah berlempung dan derajat kemiringan saluran pemasukan dan pengeluaran maksimal satu persen serta berukuran 10×10m2 (Wibawa, 2013). Kolam indukan dan pembesaran ikan arwana super red yang digunakan memiliki kriteria yang hampir sama yaitu berupa kolam tanah dengan dinding pembatas terpal dengan kemiringan 75o serta luas (60x28x2) m3dan (35x30x2) m3.

Kolam terlebih dahulu dilakukan pengeringan air dengan menggunakan pompa dan dilakukan pembersihan dari rumput dan ganggang. Lumpur juga dibersihkan menggunakan bambu yang dimodifikasi menjadi alat untuk penyeka rumput. Pengeringan kolam dilakukan di bawah terik matahari selama dua hari hingga tanah benar-benar tidak mengandung air, selanjutnya dilakukan pengisian air hingga ketinggian 1,5 meter dan dibiarkan selama tiga hari sebelum dilakukan penebaran induk.

Cara Pemijahan Ikan Arwana: Kualitas Air

Parameter kualitas air untuk ikan arwana sangat diperhatikan terutama suhu dan pH di dalam kolam.

  • Suhu yang terdapat di kolam sekitar 27–29 C dan
  • pH berkisar antara 6,5 – 7,5., kualitas air dijaga agar mendekati lingkungan alami arwana yaitu pH 6,8-7,5 dan suhu 27-29 C.
  • Penggantian air dilakukan sebanyak 30-34% dari total volume dengan air deklorinisasi.

Cara Pemijahan Ikan Arwana: Seleksi Induk

Penyeleksian induk untuk ikan arwana harus benar-benar diperhatikan ras murni, bentuk morfologi, umur induk, berat badan serta kesehatannya. Penyeleksian induk juga dapat dilihat dari tingkat kematangan gonadnya. Ciri-ciri induk betina yang matang gonad yaitu

  • perut mulai turun,
  • pada usus menjadi lebar dan warnanya cerah pada saat di kolam,
  • jika dilihat dari perilaku induk betina yaitu kepala betina menghadap ke atas (menganga) sedangkan pada induk jantan yang matang gonad yaitu nafsu makan berkurang bahkan tidak mau makan dan warna tubuhnya lebih cerah dari biasanya.
  • indukan yang berkualitas diindentifikasi berdasarkan ciri fisik dan non fisik. Ciri fisik secara garis besar berdasarkan 2 bagian yaitu kepala dan tubuh.

Pemberikan Pakan Cara Pemijahan Ikan Arwana

Pakan yang digunakan dalam pemijahan terdapat empat jenis yaitu :

  • jangkrik,
  • ulat jerman,
  • udang beku yang sudah dikuliti (skinless) dan
  • katak dalam kondisi hidup,

pakan hidup merupakan jenis pakan utama bagi arwana sebagai ikan karnivora. Pakan yang diberikan pada ikan budidaya hendaknya bervariasi untuk menekan resiko kekurangan gizi tertentu. Pemberian pakan yang dilakukan menggunakan tipe pemberian pakan hingga ikan tidak makan lagi (ad libitum), hal ini dilakukan pada sore hari yakni pukul 16.00.

Proses Pemijahan Alami

Teknik pemijahan ikan adalah teknik pemijahan secara alami dengan kondisi kolam yang dibuat serupa dengan habitat aslinya. Ikan arwana yang akan memijah dapat dilihat dari cara berenang yang berpasangan dan memisahkan diri dari kelompok, biasanya ditunjukkan dengan ciri-ciri berenang di pinggir kolam.

Read More

Pasangan yang telah berenang berduaan akan saling menjaga. Induk yang sudah berpasangan akan melawan jika ada induk lain yang mengganggu/mendekat. Proses pemijahan tidak berlangsung begitu saja, daya rangsang luar seperti curah hujan, suhu, dan kondisi air akan mempengaruhi rangsangan induk betina untuk melepas telur. Suhu yang optimal untuk arwana memijah adalah 27oC.

Pemijahan ikan arwana berlangsung secara external fertilization atau pembuahan di luar tubuh. Induk betina akan mengeluarkan telur dan kemudian induk jantan mengeluarkan spermanya untuk membuahi telur. Telur hasil pembuahan akan disimpan oleh induk jantan di dalam mulut selama dua bulan, dalam jangka waktu itu induk jantan tidak akan makan atau berpuasa.

Ukuran mulut induk jantan menjadi lebih besar dan rahang bawah menggelembung. Telur yang di dalam mulut induk jantan akan disimpan hingga menetas menjadi larva. Menurut Keppri (2011), setelah mampu berenang pada umur sekitar 2 minggu, larva dimuntahkan keluar dari mulut si jantan. Jika ini dibiarkan larva yang baru menetas tersebut dapat dimakan kembali oleh si induk atau di mangsa arwana lain. Karena itu larva perlu dipanen paksa sebelum masa pengeraman berakhir.

Pemanenan Bibit Arwana

Induk yang mengerami telur dijaring kemudian dipilih. Cara mengeluarkan telur dari mulut, ikan harus berada di dalam air. Ikan terlebih dahulu diputar supaya kondisi ikan tenang, salah satu mata ikan harus ditutup dengan kain.

Mulut ikan harus dibuka lebar supaya telur yang ada didalam keluar tanpa terkena bibir dan gigi ikan dan hanya boleh dilakukan satu kali pengeluaran, supaya telur tidak mengalami kerusakan. Dari data yang diperoleh hasil panen yang di dapat pada siklus ini sebanyak 40 ekor.

Itulah Cara Pemijahan Ikan Arwana Super Red Secara Alami yang dapat admin sampaikan, semoga bermanfaat!

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.