Inilah Untung Ruginya Memelihara Koi Kerokan

koi kerokan

Istilah Koi kerokan muncul, ketika ada koi yang sengaja dikerok atau dihilangkan sebagian sisik, kulit, bahkan daging koi, untuk memperbaiki penampilannya. Ada yang menyebut dengan  ‘Cutting Koi’ atau ‘koi disalon’ atau yang dikalangan para pakar dikenal dengan ‘minor surgery’ atau operasi kecil. Namun demikian meskipun dibilang ‘minor surgery, tapi kenyataannya tak sedikit koi yang dikerok habis, bahkan bagian yang dikerok hampir diseluruh tubuhnya. Kasihan sekali koinya bukan?

Terlepas dari pendapat pro – kontra terhadap fenomena koi yang dikerok ini, berikut ini saya ingin berbagi informasi tentang apa untung ruginya jika anda memelihara koi kerokan.

Mungkin anda sendiri juga tak mengetahui atau tidak menyadari ketika membeli seeokor koi yang mana bentuk polanya sangat ideal atau bagus sekali, tapi sesungguhnya itu adalah hasil kerokan. Tapi suatu saat nanti, setelah koi dipelihara beberapa lama, barulah tampak ada tanda2 perubahan bentuk pola yang mana hal ini karena terjadi karena koi mengalami proses pertumbuhan sel baik untuk bagian sisik, kulit dll.

Pada bagian yang dikerok pada awalnya tidak terlihat jelas, tapi bisa saja akan tumbuh warna baru sehingga membuat pola koi menjadi tampak tidak rapi lagi (tumbuh bintik-bintik warna).

Keuntungan Memelihara Koi Kerokan

Kalau boleh dikatakan sebagai keuntungan, itu hanya bersifat sementara waktu saja. Mengapa demikian? Sebab biasanya koi yang terlalu banyak bagian yang dikerok, ukuran badannya masih kecil atau di bawah 30 cm.

Para ‘pengerok koi’ memang sengaja mencari koi-koi kecil yang bisa dioperasi agar polanya menjadi lebih sempurna. Hal ini dilakukan agar hasil operasi bisa cepat sembuh dan bisa segera dijual dengan harga jauh lebih tinggi.

Namun demikian, ada pula yang melakukan operasi kecil, hanya dengan mencabut beberapa sisik, atau menghilangkan sebagian kecil kulit, terutama di bagian kepala untuk jenis Tancho, sehingga jika dilakukan dengan benar, maka dapat diperoleh pola yang tak akan pernah berubah, meski ukuran koi bertambah besar.

Read More

Tingkat keberhasilan dalam operasi kerok koi ini, boleh saya bilang relatif kecil untuk jangka waktu panjang. Maksudnya adalah bahwa sebagian besar Koi Kerokan, hanya untuk memperoleh penampilan sempurna dalam waktu singkat, tak lebih dari 3 bulan saja. Sebab setelah 3 bulan kemudian, akan tampak perubahan pola menjadi tidak rapi lagi seperti pada awalnya.

Singkat kata, memelihara koi kerokan itu hanya bisa dinikmati sementara waktu saja, sebab resiko perubahan pola karena ada nya perumbuhan sel koi sangat tinggi. Sesungguhnya yang diuntungkan dalam hal ini bukanlah pembeli, tapi penjual koi. Sebab jika koi dibiarkan sesuai dengan pola asli, harga jualnya mungkin jauh lebih murah.

koi kerokan
Tancho sedang dikerok

Kerugian Memelihara Koi Kerokan

Hal ini yang paling penting diketahui bagi anda para pemelihara koi. Jika anda membeli koi kerokan, baik itu disengaja artinya anda sudah mengetahuinya ataupun anda tidak mengetahuinya maka resiko yang merugikan anda adalah sbb :

  1. Koi yang anda beli dengan harga mahal, tapi itu kerokan, maka kemungkinan besar akan didiskualifikasi ketika mengikuti acara kontes koi, atau setidaknya, koi anda tidak akan pernah bisa menang. Sebab para juri tentu paham benar, mana koi yang asli dan mana koi yang bekas kerokan.
  2. Sepandai-pandai orang yang mengerok koi, tak akan bisa menjamin bahwa koi hasil kerokannya akan bisa tetap tidak berubah terutama untuk komposisi pola. Sebab tidak ada satupun orang yang tau, sejauh mana tingkat pertumbuhan pola dan warna koi yang sudah dikerok. Bahkan pada kasus tertentu, bekas kerokan akan tampak jelas dalam waktu kurang dari 1 bulan. Jadi, resiko perubahan pola akibat pertumbuhan koi, sangat tinggi.
  3. Anda telah membayar dengan harga yang jauh lebih tinggi, untuk seekor koi yang sudah dikerok. Hal ini tentu sangat merugikan anda bukan, apalagi jika belum lama dipelihara, sudah kelihatan bekas-bekas kerokannya.
  4. Jika koi yang dikerok masih berukuran kecil atau dibawah 30 cm, maka bisa dipastikan setelah dipelihara cukup lama (lebih dari 3 tahun) maka akan semakin nyata bagian2 yang dulunya bekas dikerok, sebab setelah koi  berumur 3 tahun, maka ukurannyapun rata2 sudah lebih dari 50-60 cm, sehingga akan tampak sisik-sisik koi yang susunannya berantakan (tidak rapi lagi) sebab di bagian itulah yang dulunya pernah dikerok.

Demikianlah informasi yang bisa saya bagikan, untuk dapat membuka wawasan anda dalam memelihara koi. Untuk itulah, sebaiknya anda terus meningkatkan pengalaman dalam memilih koi yang benar-benar asli (bukan kerokan) atau jika memang sengaja membeli koi kerokan, maka anda sudah bisa mengantisipasi resiko kerugian yang akan terjadi di kemudian hari.

Sangat dianjurkan kepada anda untuk mempelajari lebih jauh, apa itu koi kerokan dan bagaimana anda bisa mendeteksi atau mencurigai jika ada bagian tubuh koi yang  pernah dikerok. Mengenai informasi dan pengetahuan mengenai koi kerokan ini, sudah dibahas lengkap di dalam buku GILA KOI.

Anda bisa memperoleh buku GILA KOI melalui website ini, atau klik disini

Demikian semoga bermanfaat..

#donibastian

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.