Menyusuri Jejak Bloodline Sanke : Jinbei dan Matsunosuke

Sanke Jinbei dan Matsunosuke

Bagi pecinta koi, tentu tak asing lagi dengan varitas koi yang satu ini. Sesuai dengan namanya ‘Sanshoku’ Koi yang memiliki 3 warna ini sangat populer dengan sebutan singkat ‘Sanke’. Jika anda cukup jeli mengamati   warna pada koi Sanke, maka sesungguhnya  terdapat 2 jenis karakter warna yaitu dari garis keturunan (bloodline) Jinbei dan Matsunosuke.

Sejarah dan Keunggulan Sanke Jinbei

Sanke Jinbei pertama kali diproduksi pada sekitar tahun 1950 – 1960, tepatnya oleh  Jinbei Koi Farm yang berlokasi di desa Budokubo Jepang. Kala itu, Hajime Watanabe menggunakan induk dari garis keturunan Torazo Sanke yang dikembangkannya sendiri, hingga memperoleh Sanke dengan ciri khas pada warna hitam (sumi) yang sangat pekat (tajam).

Untuk mengetahui seperti apa induk Sanke Jinbei dapat dilihat pada lukisan berikut ini :

Jinbei Oyagoi
Lukisan cat minyak ini menunjukkan gambar pasangan induk pertama dari Sanke Jinbei

Pada lukisan kuno milik keluarga Watanabe tersebut sangat jelas menggambarkan induk koi (oyagoi) Sanke yang memiliki karakter sumi yang pekat diatas warna putih (tsubosumi).  Dari kedua induk sanke itu kemudian dihasilkan Sanke dengan karakter warna hitam yang pekat dengan pola yang lebar.   Oleh karena memilki karakter sumi yang khas itulah, maka nama Sanke Jinbei ini menjadi sangat populer.

Berikut ini contoh Sanke Jinbei :

Jinbei dan matsunosuke

Sejarah dan Keunggulan Sanke Matsunosuke

Tersebutlah nama sebuah peternakan Koi di Jepang  yaitu Yamamatsu Koi Farm yang kemudian dikenal dengan Matsunosuke. Pada awalnya, sekitar tahun 1974,  Toshiyuki Sakai (Toshio Sakai) mengembangkan sanke yang terkenal keindahannya, namun sayang tak bisa tumbuh besar.

Karena tak ingin dikenal sebagai produsen koi pendek, maka Toshio kemudian bertekad untuk memperbaiki hasil produksinya agar dapat memperoleh Koi besar (jumbo)

Sementara itu, saudara laki-lakinya yang mengelola Yamanashi Koi Farm membeli Sanke betina yang baik. Kemudian dibesarkan dan kemudian dikawinkan dengan koi jantan miliknya. Hasilnya adalah koi sanke dengan badan yang panjang tapi  tampak kurang ‘bulky‘ (kekar)

Toshio kemudian mengambil risiko dengan melakukan perkawinan silang antara Magoi betina berukuran 130 cm (52 ​​inch) dengan Sanke jantan miliknya.  Anak koi pertama hanya memiliki bintik-bintik hitam. Tetapi sedikit demi sedikit berubah menjadi pola hitam yang besar dan tebal.

Walhasil, usaha Toshio itupun berbuah manis. Sanke yang diproduksinya memang benar-benar mampu  tumbuh besar menjadi koi jumbo, juga dengan bentuk badan yang bagus (bulky).

Pada puncaknya, Sanke produksi Toshio Sakai akhirnya berhasil memenangkan Grand Champion pada kontes koi All Japan Combined Nishikigoi Show 2 tahun berturut turut yaitu 1994 dan 1995.

Sejak saat itulah,  Sanke ini menjadi terkenal diseluruh dunia dengan nama Matsunosuke.

2 ekor sanke Matsunosuke memenangkan kontes koi All Japan Combined Nishikigoi Show tahun 1994 dan 1995

Keunggulan dari Sanke Matsunosuke adalah dari komposisi pola dan kualitas warnanya yang indah, juga bentuk badannya yang cepat besar menjadi  koi jumbo.

Jinbei VS Matsunosuke

Sampai sekarang, Sanke yang banyak dipelihara oleh para pecinta koi di Indonesia memiliki garis keturunan (bloodline) dari 2 Sanke ini,  yaitu Jinbei dan Matsunosuke. Agar lebih jelasnya bisa dibandingkan pada gambar berikut ini :

A, Jinbei B. Matsunosuke

Gambar diatas sebatas untuk menunjukkan perbandingan karakter  warna khususnya sumi (hitam). Pada Sanke Jinbei, pola warna hitam cenderung lebih lebar dibandingkan dengan Sanke Matsunosuke. Sedangkan untuk kualitas warna hitam, pada Jinbei cenderung memberi kesan pekat dan tajam.

Mana yang lebih bagus?

Keduanya sama-sama memiliki potensi menjadi koi yang bagus dan tampil sebagai Koi juara kontes. Sebab dalam menilai kualitas sanke yang terutama adalah bentuk badan. Selain itu adalah kualitas kualitas warna, dan juga komposisi pola.

Selain Jinbei dan Matsunosuke, masih ada beberapa bloodline lainnya namun tidak cukup populer di kalangan masyarakat pecinta koi, diantaranya Sadazo, Torazo, Sensuke dll. namun akan kita bahas di lain kesempatan.

Demikianlah uraian terkait bloodline Jinbei dan Matsunosuke, semoga bermanfaat.

#gilakoi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

WhatsApp chat