GilaKoi

The Indonesian Koi Kichi

Apresiasi Showa Sanshoku

Pada showa Tosai (dibawah 1 tahun), sangat sulit memprediksi perkembangan Sumi (hitam) nya. Perkembangan sumi ini nantinya akan menentukan apakah akan menjadi sumi yang baik ataupun tidak. Sumi pada tosai cenderung tidak stabil. Jadi, ketika kita menilai showa pada ukuran dan usia ini, paling utama kita nilai adalah pola Hi (merah)nya.

1-11-2

Pola merah pada showa B lebih baik dari showa A. Showa A memiliki pola Hi yang baik pada setengah bagian depan dari badannya, tetapi tidak memiliki pola Hi pada bagian penting daerah sekitar pangkal ekor. Disini showa A kalah jika dibandingkan dengan koi B. Perlu diingat pada showa, perwakilan ketiga warna dimana salah satunya adalah Hi pada daerah sekitar pangkal ekor adalah sangat penting. Dan dalam men-juri showa tosai, salah satu yang utama berdasarkan pola Hi nya.

———————————————————————————————
2-12-2

Kedua showa di atas adalah juara-juara pada ukuran 25cm pada All Japan Nishikigoi Show. Showa A mendapatkan gelar Best In Size, sedangkan Showa B mendapatkan gelar dibawah gelar showa A, yaitu juara 1 pada show yang sama. Kedua showa diatas memiliki kualitas yang sangat baik. Namun Showa A lebih baik. Pola merah dikepala dimulai dengan dengan sempurna pada sekitar hidung dan mulut, ini merupakan awalan pola Hi yang ideal dibagian kepala. Sandan (3 step) pola Hi dikombinasikan dengan pola Suminya, menciptakan sebuah keindahan. Ini adalah salah satu contoh showa yang ideal.
Showa B juga memiliki awalan Hi yang ideal pada daerah kepala. Sumi dengan bentuk kotak pada kepala juga merupakan hal yang unik. Pola suminya pun sangat harmonis digabungkan dengan pola hi pada badan. Hanya saja sangat disayangkan showa B tidak memiliki unsur shiroji (putih) pada daerah pangkal ekor. Ini adalah perbedaan yang utama dengan showa A.

———————————————————————————————

3-13-2
Ini adalah showa yang sama. Foto A diambil pada Februari 1991, sedangkan foto B diambil pada Februari 1993. Disini kita bisa mempelajari 2 hal. Pertama, koi mengalami peningkatan keindahan, dan yang kedua, perkembangan sumi pada showa sanshoku.
Showa pada foto A, memiliki Hi yang masih lemah. Skinnya belum terlalu cemerlang. Suminya tipis dan kurang atraktif. Namun dalam 2 tahun, showa ini menjelma menjadi showa sanshoku yang cantik, dengan Hi yang lebih matang, shiroji seputih salju dengan sumi yang tebal dan atraktif.
Showa (foto B) memenangkan Kokugyo prize (best in size) pada All Japan Nishikigoi Show 1993. Nilai dari seekor koi didasari dari keindahan. Showa ini menjadi sangat mahal, ketika cukup indah untuk memenangkan All Japan Nishikigoi Show. Inilah tantangan sebenarnya bagi penggemar-penggemar koi, ketika membeli showa dengan kondisi seperti pada foto A, dan memprediksinya akan menjadi showa dengan kondisi seperti pada foto B.

———————————————————————————————

4-14-2
Ini adalah showa yang sama. Foto A diambil pada Desember 1990, sedangkan foto B diambil pada April 1994. Showa ini memenangkan Mature Champion pada All Japan Nishikigoi Show 1994. Disini kita bisa mempelajari 2 hal. Pertama, walaupun sumi tidak muncul dibagian kepala pada saat showa ini kecil, namun sumi mulai muncul seiring dengan pertumbuhannya. Kedua, banyak juara-juara koi yang pada saat koi kecil banyak warna yang masih belum muncul, namun akhirnya seiring dengan pertumbuhan menjelma menjadi koi yang indah. Disini penggemar koi harus belajar melihat potensi masa depan dari seekor tategoi (koi yang belum mengeluarkan potensi sebenarnya).
Kunci utama keindahan dari showa diatas adalah pola Hi yang membentuk pola inazuma (halilintar), dan pola sumi yang memberikan harmonisasi yang serasi sehingga mempertegas pola inazumanya. Shiroji yang bersih pada kepala dan odome (jarak antara ekor dengan pola terakhir) sangat special dan menjadikannya showa ini sebagai juara.

keterangan : sumber ke-4 kasus diambil & dimodifikasi dari “Kokugyo – Apreciation of Nishikigoi” by Mamoru Kodama vol. 1

———————————————————————————————

Artikel diatas dikutip dan atas izin dari : Datta Iradian

datta iradian

Datta Iradian on Facebook

Telah dibaca 1,024 kali, hari ini 1 kali
Updated: 02/09/2015 — 19:55

Leave a Reply

Your email address will not be published.

GilaKoi © 2015 - Indonesian Koi Kichi